Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panas! Afrika Selatan Usir Diplomat Israel gara-gara Hina Presiden di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Rayakan 30 Tahun Hubungan RI-Afsel, Pasar Rakyat Indonesia Digelar di Mossel Bay

Senin, 29 April 2024 - 16:08:00 WIB
Rayakan 30 Tahun Hubungan RI-Afsel, Pasar Rakyat Indonesia Digelar di Mossel Bay
KJRI Cape Town, Afrika Selatan, menggelar Pasar Rakyat Indonesia untuk memperingati 30 tahun hubungan diplomatik kedua negara (Foto: KJRI Cape Town)
Advertisement . Scroll to see content

MOSSEL BAY, iNews.id - Konsulat Jenderal RI (KJRI) Cape Town, Afrika Selatan (Afsel), menggelar Pasar Rakyat Indonesia (Indonesian Folk Market/IFM) di De Bakke Santos, Kota Mossel Bay, Western Cape, Sabtu (27/4/2024). Pasar rakyat ini digelar untuk memperingati 30 tahun hubungan diplomatik RI dan Afsel.

Ini merupakan penyelenggaraan IFM pertama di Mossel Bay, kota berjarak 387 km dari Cape Town. Sebanyak 40,9 persen penduduk Mossel Bay merupakan kulit berwarna,  40,1 persen Afrika, dan  17,6 persen keturunan Eropa. Banyak kalangan lanjut usia yang memilih kota ikonik ini sebagai tempat tinggal setelah pensiun.

Walaupun digelar di kota kecil, IFM dipadati pengunjung. Sebanyak 1.159 orang hadir di acara ini serta banyak produk kuliner habis terjual. Selain itu tercatat beberapa kerja sama bisnis potensial.

Alderman Niklaas Booisen, chairperson of Community Services mewakili Pemerintah Kota Mossel Bay, dalam sambutan pembukaannya sangat mengapresiasi penyelenggaraan IFM. Acara ini, kata dia, merefleksikan semangat perayaan 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Afsel. Dia berharap IFM diselenggarakan di Mossel Bay setiap tahun.

Di kesempatan yang sama, Konsul Jenderal RI Cape Town Tudiono menjelaskan, pasar rakyat telah ada di Indonesia sejak ratusan tahun lalu. Pasar Rakyat mencerminkan karakter masyarakat  Indonesia yang sederhana, tulus, ramah, dan bersahabat.

Menurut Tudiono, suatu kebanggaan bisa membawa tradisi tersebut ke Mossel Bay guna mempererat hubungan antar masyarakat kedua bangsa, mengingat hubungan historis dan sosial budaya yang erat.  

Dia menggarisbawahi peringatan 30 tahun hubungan diplomatik RI dan Afrika Selatan. Kegiatan ini bertujuan memeriahkan peristiwa bersejarah ini.

IFM diikuti 21 vendor, terdiri atas 15 vendor Indonesia (WNI dan perusahaan/institusi Indonesia di antaranya ITPC, Kalbe Internasional, dan Indomie, BCAP distributor Balsam Geliga) dan 6 vendor dari lokal Mossel Bay.

IFM menyajikan aneka produk kuliner Indonesia seperti rendang, sate, nasi goreng, mi bakso, serta jajanan pasar. Selain itu mempromosikan berbagai produk Indonesia seperti batik, perhiasan, produk kesehatan, balsam, dan vitamin.

Para pengunjung juga dihibur oleh penampilan budaya Indonesia seperti tari Saman menyambut para pengunjung di awal kegiatan dan tari tradisional lain dari Bali, Jakarta, Surabaya, Aceh, dan Sumatera Barat yang dibawakan oleh diaspora Indonesia, yaitu EON Group-School of Performing Arts yang berbasis di Cape Town. Pengajar tari di sekolah ini merupakan lulusan penerima bea siswa Seni Budaya Indonesia.

IFM juga dimeriahkan oleh band KJRI Cape Town, grup musik dari Mossel Bay, serta tarian tradisional setempat.  

Pertemuan business matching antara vendor Indonesia dan distributor produk Indonesia dengan mitra pengusaha Mossel Bay Afsel selama IFM menghasilkan beberapa kesepakatan, yakni sejumlah farmasi lokal tertarik dengan produk balsam Geliga, ada 1 importir setempat tertarik untuk membawa masuk produk rempah dari Indonesia, terdapat 1 distributor yang tertarik memasarkan produk-produk Kalbe Internasional, serta anggota Dewan Kota Mossel Bay mengupayakan pemasaran produk IndoMie ke swalayan di Mossel Bay. 

IFM juga mempromosikan pariwisata di Indonesia dengan tujuan wisata terkemuka Indonesia pada booth KJRI Cape Town. Kegiatan didukung pula oleh Bali Tourism Promotion yang menyediakan voucher menginap di Denpasar, yang digunakan sebagai hadiah kuis pada kegiatan oleh KJRI Cape Town. 

Kesempatan IFM juga digunakan KJRI Cape Town untuk mempromosikan minyak kelapa sawit Indonesia dengan pemasangan banner yang berisi khasiat dari minyak kelapa sawit. Produk minyak kelapa sawit Indonesia yang dipromosikan disediakan oleh Willowton Group, importir kelapa sawit Indonesia perusahaan yang berbasis di Cape Town. 

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari pengunjung, yang mengharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan setiap tahunnya. 

KJRI Cape Town memandang penyelenggaraan IFM efektif dalam merekatkan hubungan masyarakat kedua bangsa dan promosi ekonomi dan pariwisata. Hal ini mendukung pelaksanaan Diplomasi Ekonomi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut