Puluhan Kerangka Manusia Ditemukan di Situs Arkeologi Peru, Tumbal?
HUANCHACO, iNews.id - Arkeolog menemukan puluhan kerangka manusia di situs arkeologi Chan Chan, Huanchaco, Peru. Lokasi itu diduga bekas pemakaman kalangan elite peradaban Chimu yang juga menjadi benteng lumpur terbesar di Amerika sebelum datangnya pengaruh Eropa.
Ada 25 kerangka yang ditemukan di lokasi, diperkirakan semuanya anggota Suku Chimu.
Peradaban Chimu diperkirakan muncul sekitar 900 tahun lalu dan terletak di wilayah Chimor dan beribu kota di Chan Chan tepatnya terletak di Lembah Moche. Peradaban ini runtuh pada 1470-an setelah dikalahkan Suku Inca.
Arkeolog Sinthya Cueva mengatakan kepada Reuters, dari hasil pemeriksaan, jenazah yang ditemukan diperkirakan berusia 30 tahunan.
Arkeolog Israel Temukan Toilet Kuno Berusia 2.700 Tahun di Yerusalem
Pakar lainnya, Jorge Maneses Bartra, mengatakan, meski Suku Chimu dikenal kerap mengorbankan manusia sebagai tumbal, termasuk anak-anak, hasil pemeriksaan awal menunjukkan kerangka yang mereka temukan tidak menunjukkan tanda-tanda pembunuhan.
Meski demikian untuk lebih memastikannya, ilmuwan akan melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengetahui penyebab kematian mereka. Kematian di usia 30 tahun meninggalkan pernyataan besar mengenai penyebabnya.
Bocah 1 Tahun Diculik untuk Tumbal Roh Hutan, Ditemukan Sendirian di Gua
Jorge menambahkan, posisi kerangka saat ditemukan menunjukkan fakta orang tersebut dikubur sesaat setelah meninggal. Sementara itu tengkorak lainnya menunjukkan, ada kemungkinan lokasi itu bukan pemakaman pertama, melainkan dipindah.
Editor: Anton Suhartono