Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Memanas! AS Ancam Hancurkan Iran Lebih Brutal Jika Tolak Teken Kesepakatan
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Anggota DPR AS Desak Trump Buka Rahasia Senjata Nuklir Israel, Jangan Hanya Iran

Jumat, 08 Mei 2026 - 06:50:00 WIB
Puluhan Anggota DPR AS Desak Trump Buka Rahasia Senjata Nuklir Israel, Jangan Hanya Iran
Puluhan anggota DPR AS dari Partai Demokrat mendesak pemerintahan Donald Trump membuka informasi terkait program senjata nuklir Israel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Puluhan anggota DPR Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat mendesak pemerintahan Presiden Donald Trump untuk membuka informasi terkait program senjata nuklir Israel. Mereka menilai pemerintahan AS tidak boleh hanya fokus menekan dan memeriksa program nuklir Iran, sementara keberadaan senjata nuklir Israel terus diselimuti ambiguitas selama puluhan tahun.

Lebih dari 30 anggota DPR AS mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang juga menjabat penasihat keamanan nasional Trump. Dalam surat itu, mereka mendesak pemerintahan Trump secara terbuka mengakui program senjata nuklir rahasia Israel.

Para politisi Demokrat menilai standar ganda AS dalam isu nuklir Timur Tengah justru memperbesar risiko konflik dan eskalasi di kawasan. Mereka menegaskan Kongres berhak mengetahui secara penuh keseimbangan kekuatan nuklir di Timur Tengah, termasuk kemampuan senjata pemusnah massal Israel.

“Kita, dalam arti sepenuhnya, berperang berdampingan dengan negara yang program senjata nuklirnya secara resmi ditolak oleh pemerintah Amerika Serikat,” tulis para politisi Demokrat dalam surat tersebut.

Mereka memperingatkan risiko salah perhitungan dan eskalasi nuklir di Timur Tengah bukan lagi sekadar teori. Karena itu, Kongres dinilai harus mengetahui rencana darurat pemerintah AS jika konflik kawasan berkembang menjadi ancaman nuklir.

Surat tersebut dipimpin anggota DPR dari Partai Demokrat, Joaquin Castro. Desakan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS, Israel, dan Iran.

Para politisi Demokrat juga menyinggung serangan Iran terhadap fasilitas nuklir Israel di Dimona dalam perang terbaru. Mereka meminta Rubio menjelaskan apakah fasilitas di Kota Dimona memproduksi bahan fisil seperti plutonium untuk bom nuklir.

Menurut mereka, mempertahankan kebijakan ambigu terkait program nuklir Israel membuat kebijakan nonproliferasi di Timur Tengah menjadi tidak konsisten, terutama terhadap Iran, Arab Saudi, dan negara-negara lain di kawasan.

“Catatan publik secara kuat dan konsisten mendukung kesimpulan bahwa Israel memiliki senjata nuklir,” demikian isi surat tersebut.

Mereka juga mengutip pengakuan Mordechai Vanunu, teknisi Pusat Penelitian Nuklir Negev, yang membocorkan bukti program senjata nuklir Israel kepada media Inggris pada 1986.

Selain itu, para anggota DPR mengingatkan adanya laporan intelijen AS sejak 1974 yang dipublikasikan pada 2008 sebagai indikasi kuat Israel memang memiliki senjata nuklir.

Mantan Menteri Pertahanan AS Robert Gates juga pernah secara terbuka menyebut Israel memiliki senjata nuklir saat menjalani uji kelayakan di Senat.

“Mereka dikelilingi kekuatan-kekuatan yang memiliki senjata nuklir, Pakistan di timur, Rusia di utara, Israel di barat, dan kita di Teluk Persia,” kata Gates saat itu.

Dalam surat tersebut, para politisi Demokrat turut meminta penjelasan mengenai jumlah senjata nuklir Israel, jenis hulu ledak serta peluncur yang dimiliki, hingga doktrin penggunaan senjata nuklir dan garis merah yang ditetapkan Israel terkait penggunaan senjata pemusnah massal tersebut.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut