Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Top! Kylian Mbappe Salip Lionel Messi Jadi Raja Gol Baru Piala Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Provokatif! Pemain Timnas Argentina Angkat Spanduk 'Perang Malvinas' usai Kalahkan Inggris

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27:00 WIB
Provokatif! Pemain Timnas Argentina Angkat Spanduk 'Perang Malvinas' usai Kalahkan Inggris
Pemain Argentina mengangkat spanduk bertulis 'Las Malvinas Son Argentinas' usai mengalahkan Inggris dalam semifinal Piala Dunia 2026 (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Para pemain timnas Argentina melakukan aksi provokatif usai memenangkan pertandingan melawan Inggris dalam laga semifinal Piala Dunia, Rabu (15/7/2026). Argentina mengalahkan Inggris 2-1 dalam laga yang berlangsung tegang dan dramatis tersebut.

Para pemain Argentina mengangkat spanduk bertulis “Las Malvinas Son Argentinas” (Kepulauan Falkland milik Argentina). Aksi para pemain itu berpotensi melanggar aturan FIFA.

Kode Etik Stadion FIFA melarang “spanduk, bendera, selebaran, pakaian, dan banner bersifat politik, ofensif, dan/atau diskriminatif” di dalam stadion.

Lisandro Martinez dan Giovani Lo Celso mengangkat spanduk itu sambil tersenyum dan melambaikan tangan kepada para suporter di tribun. Tidak jelas dari mana spanduk itu berasal.

Sejauh ini belum ada komentar dari Komisi Disiplin FIFA terkait insiden tersebut.

Kedaulatan atas beberapa pulau di Atlantik Selatan itu menjadi masalah berkepanjangan dalam hubungan Inggris dan Argentina. Inggris menyebut pulau-pulau itu dengan Falkland, sementara Argentina Malvinas. 

Kedua negara terlibat konflik singkat memperebutkan pulau-pulau tersebut pada 1982, menyebabkan tewasnya 649 tentara Argentina dan 255 tentara Inggris. 

Inggris memangkan perang dan sebagian besar penduduk pulau tersebut, sampai saat ini, menyatakan ingin tetap menjadi bagian dari Inggris.

Argentina sejak lama mengeklaim mendapat kepulauan tersebut dari Spanyol setelah meraih kemerdekaan pada 1816. Namun Inggris mengambil alih kendali pada 1833 melalui tindakan kolonial ilegal.

Ini bukan pertama kali spanduk politik muncul selama Piala Dunia 2026. Bulan lalu di Los Angeles, warga AS keturunan Iran mengibarkan bendera pra-revolusi simbol protes terhadap pemerintahan Iran saat ini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut