Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Breaking News: Kebakaran di Gedung Kedubes Italia, 84 Personel Damkar Dikerahkan!
Advertisement . Scroll to see content

Profil Mantan PM Italia Silvio Berlusconi, Pengusaha Media yang Terjun ke Politik

Senin, 12 Juni 2023 - 18:07:00 WIB
Profil Mantan PM Italia Silvio Berlusconi, Pengusaha Media yang Terjun ke Politik
Mantan PM Italia Silvio Berlusconi meninggal dunia. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MILAN, iNews.id - Mantan Perdana Menteri (PM) Italia Silvio Berlusconi meninggal dunia, Senin (12/6/2023). Pengusaha yang juga terjun di dunia politik itu meninggal akibat kanker darah ditambah infeksi paru-paru. 

Berlusconi merupakan pengusaha sukses di bidang industri media dan hiburan. Tak heran dia dinilai dekat dengan para selebritis. 

Dia juga tercatat sebagai presiden klub sepak bola AC Milan antara 1986 dan 2004. 

Menurut majalah Forbes, dia merupakan salah satu pria terkaya dunia. Dengan kekayaan senilai 6,2 miliar dolar AS, dia menempati urutan ke-194 tahun ini.

Sementara di dunia politik, Berlusconi mendirikan Partai Forza Italia. Dia juga menjabat sebagai perdana menteri selama tiga periode yang berbeda. 

Meski tak lagi memiliki memiliki peran dalam pemerintahan, kepergian Berlusconi diyakini bisa mengguncang politik Italia dalam beberapa bulan mendatang. Berikut profil singkat mantan PM Italia Silvio Berlusconi: 

Keluarga  

Berlusconi lahir dari keluarga kalangan menengah ke atas di Milano pada 29 September 1936. Dia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Ayahnya, Luigi, merupakan karyawan di sebuah bank, Banca Rasini. Pada tahun 1960-an, Luigi menjadi manajer umum bank itu sebelum akhirnya pensiun.

Berlusconi memiliki dua orang adik, Maria Antonietta Berlusconi dan Paolo Berlusconi. Keduanya kini menjadi pengusaha.

Pendidikan

Berlusconi menyelesaikan sekolah menengahnya di Salesian yang merupakan lembaga keagamaan Katolik Roma. Dia menjalani pendidikannya sambil bekerja menjadi pelayan restoran. 

Jiwa bisnisnya telah tumbuh sejak muda. Di bangku sekolah menengah ini, dia membuka jasa mengerjakan pekerjaan rumah untuk siswa lainnya. Bayarannya tergantung kualitas. 

Jika mendapat nilai tinggi, maka bayarannya mahal. Sebaliknya, untuk pekerjaan rumah yang kurang sukses, akan digratiskan.

Selanjutnya, dia menempuh pendidikan sarjana di fakultas hukum Universitas Statale, Milan. Dia lulus cum laude pada 1961 dengan tugas akhir tentang aspek-aspek hukum periklanan.

Dia juga mengambil pendidikan dengan belajar ilmu hukum di Universitas Milan. Untuk membayar uang kuliah, dia berjualan vacuum cleaner, foto event-event sosial dan event organizer.

Setelah lulus kuliah pada usia 25 tahun, ayahnya menawari sebuah posisi di bank tempatnya bekerja. Namun Berlusconi menolak dan justru mengharapkan bank tersebut meminjamkan dana untuk membiayai perusahaan konstruksi bernama Edilnord.

Karier Bisnis

Di dunia bisnis, dia memulainya dengan mendirikan perusahaan konstruksi pada 1960-an. Dia pun berhasil menjadi pengusaha konstruksi yang sukses. 

Tahun 1969, Berlusconi membangun seluruh bagian utara Kota Milan dengan memberikan nama Milano 2. Tahun 1974, dia memperluas kerajaan bisnisnya dengan mendirikan Telemilano, yaitu sebuah stasiun televisi kabel yang melayani Milano 2.

Perusahaan Berlusconi yang dia dirikan pada 1978, Mediaset, terdiri atas tiga stasiun televisi nasional, termasuk Canale 5, Italia 1, dan Rete 4. Mediaset telah yang berkembang menjadi salah satu perusahaan media terbesar di Italia.

Berlusconi juga memiliki Il Giornale, surat kabar besar dan majalah berita Panorama. 

Karier Politik

Pada tahun 1994, Silvio Berlusconi terjun ke dunia politik. Sebagai langkah awal, dia mendirikan partai politiknya sendiri, Forza Italia (Kekuatan Italia). Partai ini mengusung agenda konservatif dan liberal dalam politik Italia.

Dalam pemilu tahun tersebut, Partai Forza Italia menang dan Berlusconi menjadi perdana menteri untuk kali pertama. Namun di masa itu, dia hanya menjabat selama  tujuh bulan (10 Mei 1994-17 Januari 1995). 

Tahun 2001, dia kembali menjadi perdana menteri Italia. Dia menjabat selama lima tahun penuh hingga 2006. Dua tahun kemudian, dia kembali menjadi perdana menteri dari 2008-2011. 

Selama kepemimpinannya, ia mengimplementasikan berbagai kebijakan ekonomi liberal, termasuk reformasi pajak, deregulasi, dan privatisasi.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut