Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan
Advertisement . Scroll to see content

Pria Ini Bunuh Diri karena Kaget Mendapat Tagihan Listrik Rp178 Juta

Minggu, 13 Mei 2018 - 06:26:00 WIB
Pria Ini Bunuh Diri karena Kaget Mendapat Tagihan Listrik Rp178 Juta
Jagannath Shelke (Foto: BBC)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Seorang pria di Negara Bagian Naharashtra, India, syok dan mengakhiri hidup setelah mendapat tagihan listrik sebesar 13.000 dolar AS atau sekitar Rp178 juta.

Pria bernama Jagannath Shelke itu meninggalkan surat berisi alasannya bunuh diri, yakni tagihan listrik yang diterimanya sangat besar.

Namun, setelah pria yang bekerja sebagai penjual sayur itu bunuh diri, perusahaan listrik setempat menyatakan tagihan Shelke sebenarnya hanya 41,6 dolar AS atau sekitar Rp570.000.

Kesalahan tagihan ini disebabkan kurang telitinya seorang petugas perusahaan listrik dalam membuat laporan tagihan untuk Shelke. Dia salah mencatat satuan listrik pada meteran Shelke, yakni seharusnya 6117,8 ditulis menjadi 61178.

Kesalahan pencatatan ini jelas saja berdampak pada tagihan yang dikenakan. Petugas itu kemudian dipecat setelah surat bunuh diri Shelke beredar di dunia maya dan menjadi viral.

"Tagihan itu salah karena ada titik desimal yang hilang. Kami mengambil tindakan terhadap karyawan yang bertanggung jawab," kata Suresh Ganeshkar, seorang insinyur perusahaan listrik, dikutip dari BBC.

Ganeshkar mengatakan, permasalahan ini tak diselesaikan karena Shelke tak mengajukan keluhan. Tagihan itu diterima Shelke pada pekan terkhir April untuk penggunaan listrik pada Maret.

Sementara itu, kakak Shelke, Vitthal, mengatakan sebelum bunuh diri adiknya pernah menelepon mengeluhkan tagihan itu.

"Delapan hari lalu kakak saya menghubungi. Dia khawatir atas tagihan yang sangat besar ini. Dia mengatakan bahwa petugas mengancam akan menyita hartanya," kata Vitthal.

Anak perempuan Shelke, Ashwini, mengatakan, ayahnya meninggal karena kesalahan pada sistem.

"Ayah saya sudah menanggung beban keuangan yang besar dan tagihan listrik yang terlalu tinggi ini menambah syok dirinya," katanya.

Keluarga sudah melaporkan kasus ini ke polisi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut