Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
KARAKAS, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat di Venezuela yang berlangsung 17 Juni lalu bertambah menjadi nyaris 2.000 orang hingga Selasa (30/6/2026).
Ketua parlemen Majelis Nasional Jorge Rodriguez mengungkap, selain korban tewas itu, lebih dari 10.500 lainnya luka.
"Jumlah korban tewas adalah 1.943 orang, dengan 10.571 orang luka," katanya, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (1/7/2026).
Sementara itu Presiden Venezuela Delcy Rodriguez terenyuh melihat dukungan internasional yang mengalir setelah dua gempa dahsyat mengguncang negaranya. Sebanyak 30 negara mengirim ratusan relawan SAR dan medis untuk membantu mencari dan meulihkan korban yang tertimbun reruntuhan bangunan dalam misi kemanusiaan yang disebutnya sangat mulia.
Rodriguez mengatakan, para relawan dan personel penyelamat dari berbagai negara datang bukan hanya untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan, tapi juga membantu warga Venezuela melewati masa-masa sulit akibat bencana yang telah merenggut ribuan nyawa tersebut.
"Kami terus melanjutkan upaya penyelamatan untuk mencari korban selamat. Tim lain dari Vietnam tiba hari ini, begitu pula dari saudara kami, Kuba. Kami terus bekerja sama," ujarnya.
Menurut Rodriguez, kehadiran tim penyelamat dari berbagai negara menjadi bukti kuatnya solidaritas internasional. Dia menyebut para relawan datang membawa misi mulia, yakni menyelamatkan nyawa serta memberikan harapan bagi keluarga korban yang masih menanti kabar kerabat mereka.
Para ahli dari Venezuela dan asing, kata dia, berhasil menyelamatkan 6.461 orang dari reruntuhan bangunan paca-gempa.
Venezuela diguncang dua gempa dahsyat, bermagnitudo 7,2 dan 7,5, pada Rabu (17/6/2026) pukul 18.04 waktu setempat. Bencana tersebut meruntuhkan lebih dari 700 gedung dan banyak bangunan lain.
Pemerintah terus memeriksa kondisi bangunan yang rusak untuk memastikan keamanan warga. Bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal, pemerintah telah menyiapkan kamp-kamp penampungan sementara.
Selain itu, Kementerian Perumahan Venezuela sedang menyiapkan program pembangunan rumah baru bagi para korban. Rodriguez menargetkan ribuan keluarga sudah dapat menempati hunian baru sebelum akhir tahun ini.
Editor: Anton Suhartono