Presiden Tunisia Setujui Hichem Mechichi sebagai Perdana Menteri Baru
TUNIS, iNews.id - Presiden Tunisia Kais Saied menyetujui Hichem Mechichi sebagai perdana menteri yang baru, Sabtu (25/7/2020), menggantikan Elyes Fakhfakh yang mengundurkan diri awal bulan ini.
Mechichi yang sebelumnya menjabat menteri dalam negeri diberi mandat oleh presiden untuk membentuk pemerintahan dalam waktu 1 bulan.
Dalam pernyataannya, pria 46 tahun itu berjanji akan bekerja keras membentuk pemerintahan yang memenuhi harapan semua warga Tunisia.
Negara Afrika Utara itu sedang berjuang memenuhi harapan rakyat Tunisia dengan memperbaiki perekonomian yang ambruk akibat penutupan perbatasan terkait pandemi Covid-19. Wabah virus corona sejauh ini telah menginfeksi sekitar 1.400 warga Tunisia, sekitar 50 di antaranya meninggal dunia.
Perempuan Tunisia Dihukum Penjara 6 Bulan karena Unggah Ayat Corona Meniru Al-Quran
Selain menjadi menteri dalam negeri, Mechichi juga menjadi penasihat Presiden Saied serta menangani masalah hukum. Latar belakang pendidikan Mechichi merupakan hukum dan pernah menjadi pengacara.
Dia juga pernah menjabat kepala staf di kementerian perhubungan serta mengabdi untuk kementerian urusan sosial.
Hendak ke Italia, 52 Imigran Tewas Tenggelam di Perairan Tunisia
Pengunduran diri Fakhfakh pada 15 Juli, setelah menjabat 5 bulan, dipicu kebuntuan politik di negara itu. Fakhfakh dianggap tak lagi cocok menduduki jabatan perdana menteri terkait konflik kepentingan.
Partai penguasa Ennahdha memenangkan pemilu pada Oktober tahun lalu, namun tak bisa menguasai mayoritas suara di parlemen. Partai Islam itu lalu mengusulkan satu nama untuk menjadi perdana menteri yang dari sosok independen. Hanya saja calon itu tertolak karena tak mendapat dukungan mayoritas parlemen.
Akhirnya presiden menunjuk Fakhfakh yang juga mantan menteri keuangan untuk jabatan itu. Namun usia pemerintahannya hanya berusia 5 bulan, Fakhfakh mengundurkan diri pada hari yang sama saat partai-partai mengajukan mosi tidak percaya kepadanya.
Editor: Anton Suhartono