Presiden Moon Minta PBB Buat Zona Damai di Perbatasan Militer Korut-Korsel
NEW YORK, iNews.id - Presiden Korea Selatan Moon Jae In mengusulkan agar PBB menciptakan zona perdamaian internasional di perbatasan di semenanjung Korea. Moon memaparkan visinya soal solusi di perbatasan era Perang Dingin itu saat pidato di Majelis Umum PBB, Selasa (24/9/2019).
Dia meminta masyarakat internasional berkomitmen membentuk kawasan perdamaian internasional untuk mengganti Zona Demiliterisasi (DMZ) 250 kilometer yang memecah kedua Korea selama lebih dari 60 tahun.
Moon mengatakan, zona itu akan menawarkan insentif tambahan bagi Pemimpin Korut Kim Jong Un untuk menyerahkan senjata nuklirnya.
"Pembentukan zona perdamaian internasional akan memberikan jaminan institusional dan realistis untuk keamanan Korea Utara," kata Moon, seperti dilaporkan AFP, Rabu (25/9/2019).
"Pada saat yang sama, Korea Selatan akan dapat memperoleh perdamaian permanen," katanya.
Moon menyuarakan harapan bahwa zona itu, yang lebarnya empat kilometer, akan menjadi rumah bagi badan-badan PBB yang didedikasikan untuk resolusi; dan akhirnya dinyatakan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO, badan budaya PBB.
"Itu bisa menjadi zona perdamaian internasional melalui nama dan juga substansinya," kata Moon.
Terlepas dari aksi militer yang kuat di setiap sisi Zona Demiliterisasi, Moon menyebut, "Secara paradoks, lokasi itu telah menjadi harta karun ekologis yang masih asli."
"Ketika DMZ yang memotong bagian tengah semenanjung Korea diubah menjadi zona damai, semenanjung itu akan berevolusi menjadi negara penghubung yang menghubungkan benua dan lautan serta memfasilitasi perdamaian dan kemakmuran," katanya.
Moon mengatakan, dia sudah berbicara dengan Kim tentang pemulihan jalur kereta api Korea yang telah terputus sejak perang 1950-1953.
Meskipun Moon optimistis, Korea Utara belum mengambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya dan terus menembakkan proyektil jarak pendek. Kendati demikian, Trump bersikeras bahwa dia mempercayai Kim.
Editor: Nathania Riris Michico