Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! PLTN Iran Dibom AS-Israel, Dampaknya Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Arab
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Macron Tolak Kerahkan Militer Buka Selat Hormuz: Tidak Masuk Akal!

Kamis, 02 April 2026 - 20:09:00 WIB
Presiden Macron Tolak Kerahkan Militer Buka Selat Hormuz: Tidak Masuk Akal!
Emmanuel Macron menolak tegas pengerahan militer untuk membuka Selat Hormuz (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak tegas pengerahan militer untuk membuka Selat Hormuz. Pembukaan paksa Selat Hormuz menggunakan kekuatan militer terhadap Iran merupakan tindakan yang tidak realistis.

Pernyataannya tersebut merupakan penolakan lebih lanjut atas permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agar NATO, termasuk Prancis, mengirim kapal perang untuk mengamankan jalur perairan penting untuk lalu lintas energi dunia itu.

“Beberapa orang membela usulan untuk membebaskan Selat Hormuz dengan paksa melalui operasi militer, suatu sikap yang kadang-kadang diungkapkan oleh Amerika Serikat, meski bervariasi,” kata Macron, saat berkunjung ke Korea Selatan, Kamis (2/4/2026).

Macron menegaskan, usul penggunaan kekuatan militer ke Selat Hormuz tidak pernah didukung oleh Prancis karena tidak masuk akal.

“Ini akan memakan waktu sangat lama serta bisa menyebabkan semua orang yang melintasi selat tersebut menghadapi risiko Garda Revolusi dan rudal balistik,” ujarnya.

Pembukaan Selat Hormuz, lanjut dia, hanya bisa dilakukan dengan berunding dengan Iran.

“Yang kami sampaikan sejak awal adalah selat ini harus dibuka kembali karena strategis untuk pasokan energi, pupuk, dan perdagangan internasional, tapi itu hanya bisa dilakukan dengan berkonsultasi dengan Iran,” katanya.

Lebih lanjut Macron enggan memberikan banyak komentar mengenai pernyataan Trump yang mengancam akan menarik AS keluar dari NATO.

“Saya tidak ingin memberikan komentar terus-menerus mengenai operasi yang diputuskan sendiri oleh Amerika dan Israel," tuturnya.

Menurut Macron, terserah kepada AS dan Israel menghadapi kenyataan tak mendapat bantuan karena perang tersebut bukan operasi NATO. 

"Yang kami inginkan perdamaian sesegera mungkin,” ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut