PM Thailand Prayut Chan O Cha Tolak Mengundurkan Diri, Ancam Balik Demonstran
BANGKOK, iNews.id - Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan O Cha menolak seruan mengundurkan diri dari, Jumat (16/10/2020), dari para demonstran.
Sebaliknya, Prayut memperingatkan para demonstran bahwa pemerintah akan menghentikan paksa unjuk rasa di ibu kota karena melanggar status darurat yang diberlakukan sejak Kamis (15/10/2020).
Pemerintah Prayuth mengumumkan keadaan darurat di Bangkok pada Kamis, sehari setelah pengunjuk rasa berkumpul mencela iring-iringan keluarga kerajaan, termasuk Ratu Suthida.
Tindakan semacam itu belum pernah terjadi sebelumnya di Thailand, di mana keluarga kerajaan sangat dihormati. Bahkan warga yang menunggu iring-iringan keluarga kerajaan duduk di tanah atau bersujud.
Keadaan darurat melarang pertemuan lebih dari lima orang dan melarang penyebaran berita yang dianggap mengancam keamanan nasional. Selain itu otoritas punya kekuasaan luas, termasuk menahan siapa pun.