PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri JepangSanae Takaichi mengunggah pesan di akun media sosial bahwa dia akhirnya bisa tidur 5 jam untuk pertama kali. Dia bisa tidur lebih panjang dari biasanya selama 3 hari pada akhir pekan lalu.
Jepang memiliki libur panjang akhir pekan atau long weekend pada 18-20 Juli terkait Hari Kelautan.
“Saya bisa tidur selama 5 jam untuk pertama kali setelah beberapa waktu dan menyelesaikan pekerjaan menyetrika dan menjahit yang telah saya tunda, sekaligus,” katanya, di X, seraya menambahkan waktu istirahat lebih panjang dari biasanya itu bisa memulihkan tenaganya.
Dia juga menekankan jadwalnya sebagai perdana menteri yang padat, di saat harus mengerjakan tugas sebagai ibu rumah tangga, termasuk mencuci pakaian.
Setiap malam hingga dini hari di hari kerja, Takaichi memeriksa dokumen setelah tiba di rumah.
Dia mengatakan telah mempelajari dengan cermat beberapa dokumen, termasuk Kebijakan Dasar Pengelolaan dan Reformasi Ekonomi dan Fiskal pada 18 dan 19 Juli.
“Sejak menjabat, tidur 0 hingga 3 jam sudah menjadi hal biasa,” tulisnya.
Kebiasaan Takaichi yang dikenal sebagai pekerja keras itu dikritik oleh politisi oposisi Yuichiro Tamaki. Pemimpin partai oposisi, Partai Demokrat untuk Rakyat, itu menyindir istirahat adalah bagian dari pekerjaan Takaichi.
"Saya penasaran, apakah lebih baik memfokuskan waktu yang berharga pada keputusan dan tugas yang hanya bisa ditangani oleh perdana menteri," katanya.
Editor: Anton Suhartono