Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Manajer Hotel di AS Dipenggal Anak Buah, Trump: Hukum Seberat-beratnya!
Advertisement . Scroll to see content

Petugas Imigrasi AS Tangkap 680 Imigran Gelap, 122 di Antaranya Orang Meksiko

Jumat, 09 Agustus 2019 - 08:59:00 WIB
Petugas Imigrasi AS Tangkap 680 Imigran Gelap, 122 di Antaranya Orang Meksiko
Ilustrasi petugas Imigrasi dan Bea Cukai menahan seorang imigran di Los Angeles, California. (Foto: Charles Reed/ AFP / Getty Images)
Advertisement . Scroll to see content

MEXICO CITY, iNews.id - Otoritas Meksiko menyatakan dari 680 imigran tidak terdaftar yang ditahan saat penggerebekan besar di pabrik pengolahan makanan di Amerika Serikat (AS), 122 di antaranya adalah warga negara mereka.

Penggerebekan itu terjadi pada Rabu (7/8/2019) di negara bagian Mississippi.

"Pemerintah akan memberikan bantuan konsuler dan menjamin pembelaan hukum yang memadai bagi semua warga negara Meksiko yang ditahan," kata Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard, seperti dilaporkan AFP, Jumat (9/8/2019).

Ebrard mengatakan, mereka yang dideportasi akan mendapat dukungan pemerintah untuk mendapat pekerjaan, pendidikan, dan perawatan kesehatan di Meksiko.

Para imigran itu meninggalkan anggota keluarga mereka, termasuk anak-anak, untuk diantar ke pusat-pusat penahanan saat penggerebekan terjadi.

Ebrard awalnya mengatakan 107 orang Meksiko ditahan. Kementerian luar negeri kemudian merevisi angka itu menjadi 122.

"34 di antaranya telah dibebaskan dan menerima surat panggilan pengadilan," katanya.

Meski terjadi penangkapan besar-besaran, Ebrard tidak mengkritik hal itu dan meyakinkan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador untuk menghindari konfrontasi dengan AS.

Namun dia mengatakan Meksiko akan meminta Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika untuk memeriksa pusat-pusat penahanan tempat para imigran ditahan.

Dia juga mengumumkan Mexico City akan menjadi tuan rumah pertemuan para pejabat Amerika Latin pada 15 Agustus untuk membahas pertahanan dan budaya berbahasa Spanyol, terutama di AS.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut