Pesawat Maskapai Thailand Terpaksa Putar Balik ke Bangkok Gara-Gara Polusi Udara Parah
BANGKOK, iNews.id - Pesawat maskapai Nok Air gagal mendarat di bandara Provinsi Phrae, Thailand, Senin (27/1/2020). Pilot memutuskan untuk kembali ke Bangkok.
Penyebabnya polusi udara di Phrae sangat parah sehingga membuat jarak pandang pendek. Kondisi ini membahayakan penerbangan.
Partikel debu PM2,5 di Phrae pada Senin tercatat 564 mikorgram per cubic meter sedangkan PM10 171 mg.
Partikel-partikel itu teramati di 191 titik, terutama distrik Long, Song, dan Wang Chin, sehingga memengaruhi jarak pandang, memaksa pesawat Nok Air kembali ke Bandara Don Mueang.
Warga di Phrae juga diminta untuk menyiramkan air untuk melindungi diri.
Sementara itu warga yang akan berpergian menggunakan pesawat pada siang hari harus beralih ke bandara Chiang Mai atau Lam Pang.
"Namun, para penumpang tidak perlu membeli tiket untuk mengambil penerbangan baru," kata manajer Nok Air untuk Phrae, Natcha Chaiyawan, dikutip dari The Nation, Selasa (28/1/2020).
Sementara itu penumpang yang menuju Phrae dari Bangkok harus menunggu penerbangan malam atau mulai pukul 18.00.
Sejauh ini penerbangan pada Selasa berjalan normal namun bisa saja diubah bergantung pada kondisi polusi.
"Penerbangan pada Selasa (28 Jan) beroperasi seperti biasa. Namun, jika mendeteksi masalah yang sama, kami akan melakukan langkah serupa," kata Chaiyawan.
Editor: Anton Suhartono