Pertama di Dunia, Rusia Daftarkan Vaksin Covid untuk Hewan
MOSKOW, iNews.id - Rusia menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin Covid-19 untuk hewan. Negara itu juga yang pertama mendaftarkan vaksin Covid-19 untuk manusia pada Agustus 2020 meskipun penelitiannya tak melalui standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Otoritas pengawas peternakan Rusia, Rosselkhoznadzor, menyatakan, vaksin yang dikembangkan secara internal itu diberi nama Carnivac-Cov.
Wakil Kepala Rosselkhoznadzor Konstantin Savenkov mengatakan, uji klinis melibatkan beberapa hewan dan berjalan lancar.
"Uji klinis Carnivac-Cov, dimulai Oktober lalu, melibatkan anjing, kucing, rubah kutub, musang, serta hewan lainnya," kata Savenkov, dikutip dari Reuters, Rabu (31/3/2021).
Rusia Konfirmasi Kasus Penularan Pertama Flu Burung H5N8 dari Unggas ke Manusia
Hasil uji coba menyimpulkan vaksin Carnivac-Cov berhasil dan tidak membahayakan hewan.
"Semua hewan yang divaksin mampu mengembangkan antibodi terhadap virus corona untuk 100 persen kasus," tuturnya.
Rusia dan China Kerja Sama Bangun Pangkalan di Bulan, Nantinya Bisa Ditinggali Manusia
Kekebalan berlangsung selama 6 bulan setelah vaksin, namun Rosselkhoznadzor terus memantau dan menganalisis perkembangannya.
Produksi massal vaksin Carnivac-Cov bisa dimulai paling cepat April.
Rusia sebelumnya sudah mendaftarkan tiga vaksin Covid-19 untuk manusia, yang paling terkenal adalah Sputnik V. Negera Beruang Merah juga sudah memberikan persetujuan darurat untuk penggunaan dua vaksin lainnya, EpiVacCorona dan CoviVac.
Editor: Anton Suhartono