Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Jenderal Top AS Briefing Trump soal Potensi Menyerang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan Trump soal Iran Sedang Bikin Rudal Bisa Jangkau AS Ternyata Dilebih-lebihkan

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:13:00 WIB
Pernyataan Trump soal Iran Sedang Bikin Rudal Bisa Jangkau AS Ternyata Dilebih-lebihkan
Pernyataan Donald Trump bahwa Iran sedang mengembangkan rudal yang bisa menjangkau AS ternyata dilebih-lebihkan (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Iran sedang mengembangkan rudal yang bisa menjangkau negaranya ternyata dilebih-lebihkan, tidak sesuai dengan laporan intelijen. Trump, saat Pidato Kenegaraan di hadapan Kongres Selasa (24/2/2026), mengatakan Iran segera memiliki rudal yang bisa menyerang daratan AS.

Tiga sumber pejabat yang mengetahui masalah Iran mengatakan kepada Reuters, pernyataan Trump tersebut tidak berasarkan laporan intelijen yang akurat.

Khawatirnya, kesimpulan yang keliru itu bisa berbuntut keputusan serangan terhadap Iran.

Dua orang sumber mengatakan, tidak ada perubahan dalam penilaian Badan Intelijen Pertahanan AS 2025 yang menyebutkan, Iran membutuhkan waktu hingga 2035 untuk mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang layak secara militer.

Sumber tersebut mengatakan, sekalipun China atau Korea Utara, dua negara sekutu dekat Iran, memberikan bantuan teknologi, Iran mungkin membutuhkan waktu paling cepat 8 tahun untuk menghasilkan senjata yang setara dengan ICBM dan bisa beroperasi.

Mereka tidak mengetahui adanya penilaian intelijen AS bahwa Iran sedang mengembangkan rudal yang bisa segera mencapai wilayah AS. Meski demikian para sumber pejabat tersebut tidak mengesampingkan kemungkinan adanya laporan intelijen lain yang tidak mereka ketahui.

Surat kabar The New York Times pertama kali melaporkan, badan intelijen AS yakin Iran perlu waktu bertahun-tahun lagi untuk memiliki rudal yang bisa menyerang AS.

Dalam pidato kenegaraan, Trump menyampaikan argumen mengenai alasan AS perlu menyerang Iran. Dia mengatakan, Iran sedang mengembangkan rudal yang bisa menjangkau AS.

Tanpa memberikan bukti, Trump menyebut Iran mulai membangun kembali program nuklir yang menurutnya telah dihancurkan dalam serangan udara AS pada Juni 2025.

Iran membantah berupaya membuat persenjataan nuklir dengan mengatakan, pengayaan uraniumnya semata-mata untuk penggunaan sipil.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut