Pernyataan Trump soal Iran Sedang Bikin Rudal Bisa Jangkau AS Ternyata Dilebih-lebihkan
WASHINGTON, iNews.id - Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Iran sedang mengembangkan rudal yang bisa menjangkau negaranya ternyata dilebih-lebihkan, tidak sesuai dengan laporan intelijen. Trump, saat Pidato Kenegaraan di hadapan Kongres Selasa (24/2/2026), mengatakan Iran segera memiliki rudal yang bisa menyerang daratan AS.
Tiga sumber pejabat yang mengetahui masalah Iran mengatakan kepada Reuters, pernyataan Trump tersebut tidak berasarkan laporan intelijen yang akurat.
Khawatirnya, kesimpulan yang keliru itu bisa berbuntut keputusan serangan terhadap Iran.
Dua orang sumber mengatakan, tidak ada perubahan dalam penilaian Badan Intelijen Pertahanan AS 2025 yang menyebutkan, Iran membutuhkan waktu hingga 2035 untuk mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang layak secara militer.
Pesawat-Pesawat Militer AS Terus Berdatangan ke Israel, Sinyal Serangan ke Iran Segera Dimulai?
Sumber tersebut mengatakan, sekalipun China atau Korea Utara, dua negara sekutu dekat Iran, memberikan bantuan teknologi, Iran mungkin membutuhkan waktu paling cepat 8 tahun untuk menghasilkan senjata yang setara dengan ICBM dan bisa beroperasi.
Mereka tidak mengetahui adanya penilaian intelijen AS bahwa Iran sedang mengembangkan rudal yang bisa segera mencapai wilayah AS. Meski demikian para sumber pejabat tersebut tidak mengesampingkan kemungkinan adanya laporan intelijen lain yang tidak mereka ketahui.
Nah, Iran Gelar Latihan Perang Besar-besaran Libatkan Rudal dan Drone