Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Apriyani Rahayu Bongkar Alasan Sebenarnya Menghilang usai Olimpiade Paris 2024
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

BUDAPEST, iNews.id - Agnes Keleti memasuki usia 99 tahun pada Kamis (9/1/2020). Meski hampir 100 tahun, seorang anak berusia sembilan tahun pun akan kesulitan untuk menyamai energi dan antusiasmenya.

Dilaporkan Associated Press, Jumat (10/1/2020), Keleti merupakan juara tertua Olimpiade yang masih hidup dan penyintas Holocaust. Dia memenangkan 10 medali Olimpiade dalam cabang olah raga senam, termasuk lima medali emas pada Olimpiade di Helsinki pada 1952 dan di Melbourne pada 1956.

Saat berbicara pada malam sebelum ulang tahunnya di apartemennya yang elegan di Budapest, Keleti hampir-hampir tidak ingin menyebut-nyebut prestasi dan umurnya yang panjang.

Dia juga enggan membahas soal petualangan, keberhasilan besar, dan tragedi dalam hidupnya.

Sebagian keluarga Keleti menjadi korban Holocaust. Dia selamat dari tragedi karena menggunakan identitas palsu dan bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Ibu dan kakak perempuannya selamat, sedangkan ayah dan pamannya tewas di Auschwitz bersama 550 ribu warga Yahudi Hungaria yang tewas di kamp-kamp Nazi, di kamp kerja paksa di Hungaria, di ghetto, atau ditembak mati dan dibuang ke Sungai Danube.

Keleti memulai kariernya sebagai pesenam saat berusia empat tahun dan memenangkan medali Olimpiade saat berusia 31 tahun dan 35 tahun.

Dia juga mengaku sangat bahagia karena bisa menikmati hidup bersama keluarga dan kerabatnya.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut