Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Patrick Kluivert Latih Tunisia usai Dipecat Timnas Indonesia? Bisa Main di Piala Dunia 2026
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

TUNIS, iNews.id - Setidaknya 35 imigran tewas saat perahu yang mereka naiki karam di lepas pantai sebelah selatan Provinsi Sfax, Tunisia, Minggu (3/6/2018). Sebanyak 68 penumpang lainnya berhasil diselamatkan.

Kementerian Pertahanan Tunisia melaporkan, proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Para imigran tersebut sebagian besar berkewarganegaraan Tunisia.

"35 jasad ditemukan dan 68 lain diselamatkan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Tunisia, dikutip dari AFP.

Jumlah korban tewas masih mungkin bertambah. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri menyatakan 11 jeazah ditemukan dan 67 lainnya diselamatkan dari laut oleh tim SAR dari angkatan laut dan penjaga pantai.

Sementara itu pejabat keamanan setempat mengungkap, perahu itu ditumpangi 180 imigran. Sebanyak 80 di antaranya berasal dari negara Afrika lainnya.

Tunisia kerap dijadikan sebagai lokasi pemberangkatan imigran asal Afrika menuju Eropa. Meskipun Libya sudah memperketat penjagaa, namun tak menyurutkan upaya mereka untuk mencari penghidupan layak di Benua Biru. Biasanya mereka menuju Sisilia, Italia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut