Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan
Advertisement . Scroll to see content

Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan, Warga Australia Merana

Senin, 27 November 2017 - 14:35:00 WIB
Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan, Warga Australia Merana
Wisatawan mencari informasi di Bandara Ngurah Rai terkait pembatalan penerbangan (Foto: Antara via Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ADELAIDE, iNews.id - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai Bali menyatakan 445 penerbangan dibatalkan terkait erupsi Gunung Agung, Senin (27/11/2017). Sebanyak 196 di antaranya merupakan penerbangan internasional.

Pembatalan ratusan penerbangan ini berdampak pada 59.000 penumpang. Sebagian dari mereka bertahan di Bandara Ngurah Rai menunggu pengumuman lebih lanjut.

Australia sebagai salah satu negara pemasok wisatawan terbesar ke Bali juga terkena dampaknya. Tidak hanya wisatawan yang saat ini terjebak di Bali, namun juga mereka yang hendak berlibur ke Pulau Seribu Pura itu.

Badan meteorologi di Darwin yang memantau situasi dengan mengacu informasi dari pusat pemantauan gunung api di Bali, memperkirakan letusan dan hujan diperkirakan akan berlanjut hingga 24 jam mendatang. Semua jadwal penerbangan dibatalkan, salah satunya dari Adelaide. Pesawat Jetstar menuju menuju Denpasar dibatalkan sampai batas waktu yang belum dipastikan.

Penerbangan Jetstar ke Denpasar (JQ127) sedianya akan berangkat pada pukul 18.40, namun dibatalkan. Demikian halnya dengan kedatangan, pesawat dari Denpasar ke Adelaide (JQ129 dan QF272) yang dijadwalkan tiba di Australia Selatan pukul 18.05 waktu setempat dibatalkan.

Hanya maskapai Jetstar dan Qantas yang mengoperasikan penerbangan langsung dari Adelaide ke Bali. Mereka belum bisa menentukan kapan keberangkatan akan normal kembali.

Juru bicara Bandara Adelaide menyarankan wisatawan untuk mengecek informasi terbaru dari maskapai masing-masing. Pihak bandara pun serta mendesak maskapai agar memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada penumpang sehingga mereka tidak telantar.

Virgin Australia dan Singapore Airlines yang menawarkan penerbangan tak langsung dari Adelaide ke Bali juga membatalkan penerbangan.

Sementara itu otoritas kementerian luar negeri mengingatkan warganya yang berada di Bali untuk memantau laporan dari media lokal, mengikuti instruksi dari pemerintah daerah setempat, dan tidak masuk ke zona bahaya, yakni 10 kilometer dari kawah Gunung Agung.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut