Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Advertisement . Scroll to see content

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

Sabtu, 04 Juli 2026 - 21:34:00 WIB
Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air
Pemakaman salah satu warga Palestina di Tepi Barat (foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEPI BARAT, iNews.id - Serangan yang dilakukan pemukim Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat dilaporkan semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah rumah warga Palestina dirusak atau dikuasai, sementara infrastruktur penting seperti jaringan listrik, sumber mata air dan rumah kaca pertanian juga menjadi sasaran perusakan.

Berdasarkan laporan Aljazeera yang mengutip kantor berita Palestina, Wafa, pada Jumat (3/7/2026), pemukim Israel merusak jaringan listrik utama yang memasok kebutuhan listrik Desa al-Maniya, tenggara Bethlehem.

Akibatnya, aliran listrik ke desa terputus dan memicu ketakutan di kalangan warga. Insiden tersebut merupakan kejadian kedua yang terjadi di desa itu dalam sepekan.

Di hari yang sama, pemukim Israel juga dilaporkan merusak rumah kaca pertanian di dekat pos pemeriksaan militer Shufa, tenggara Tulkarem. Saksi mata mengatakan para pemukim merobek jaring pelindung rumah kaca sehingga merusak fasilitas pertanian milik sebuah keluarga asal Desa Shufa.

Selain itu, pemukim Israel disebut mengambil alih mata air Ein Rawabi di timur laut Yerusalem setelah melakukan aksi vandalisme di lokasi tersebut. Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan mata air itu merupakan satu-satunya sumber air bagi para penggembala Badui beserta sekitar 1.300 ekor ternak mereka. Penguasaan sumber air tersebut dinilai mengancam mata pencaharian puluhan keluarga Badui.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut