Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Belum Juga Muncul ke Publik, Ada Apa?
DUBAI, iNews.id - Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, belum muncul ke publik sejak ditunjuk mengisi jabatan yang ditinggalkan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada Minggu (8/3/2026). Ini menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi pria 56 tahun tersebut.
Beredar kabar Mojtaba mengalami luka akibat serangan Israel. Namun kabar itu dibantah para pejabat Iran.
Pejabat Iran, Yousef Pezeshkian yang juga putra Presiden Masoud Pezeshkian, memastikan kondisi Mojtaba baik-baik saja.
Namun seorang sumber pejabat Iran mengatakan kepada Reuters, Mojtaba menderita luka ringan namun masih terus menjalankan tugas.
Dukung Mojtaba Khamenei, Korea Utara Tegaskan Bersama Iran
Pejabat tersebut tidak memberikan penjelasan rinci kapan Mojtaba terluka atau mengapa dia belum membuat pernyataan apa pun kepada publik sejak pengangkatannya.
“Yang Mulia, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, hari ini adalah pewaris darah ayahnya yang gugur, ibunya yang gugur, saudara perempuannya yang gugur, dan istrinya yang gugur,” kata seorang pembawa berita membacakan di televisi pemerintah, menggunakan gelar dan sebutan kehormatan lengkap Mojtaba.
Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian
“Beliau, yang merupakan seorang janbaz (prajurit) Perang Ramadan, mewarisi jalan para martir yang bangga dan teguh di negeri ini,” katanya.
Sementara itu berdasarkan penilaian intelijen Israel, Mojtaba hanya terluka ringan dan itulah sebabnya belum terlihat di depan umum.
Sebagai pemgganti sang ayah, yang dalam bahasa Persia dikenal sebagai beyt, dia telah lama berperan langsung dalam menjalankan pemerintahan Iran selama bertahun-tahun. Namun, Mojtaba tidak begitu dikenal oleh warga biasa karena jarang berpidato di depan umum atau tampil di depan publik.
Editor: Anton Suhartono