Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mohan Hazian Ngaku Pernah Khilaf dengan Wanita Lain meski Sudah Menikah, Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Pemerkosa Berantai di Inggris Dihukum Penjara Seumur Hidup Sebanyak 33 Kali

Selasa, 10 Desember 2019 - 10:02:00 WIB
Pemerkosa Berantai di Inggris Dihukum Penjara Seumur Hidup Sebanyak 33 Kali
Joseph McCann dinyatakan bersalah melakukan 37 pelanggaran terhadap 11 korban. (FOTO: doc.MET POLICE)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Seorang pemerkosa berantai yang melakukan serangkaian serangan seksual terhadap 11 perempuan dan anak-anak di Inggris telah dihukum penjara seumur hidup sebanyak 33 kali.

Korban Joseph McCann, yang berumur 11 sampai 71 tahun termasuk tiga perempuan yang diculiknya di jalan, diancam dengan pisau dan berulang kali diperkosa.

Dia dinyatakan bersalah melakukan 37 pelanggaran di pengadilan di London, Old Bailey, pada Jumat (6/12/2019).

Hakim Edis mengatakan McCann, yang paling tidak harus dipenjara selama 30 tahun, merupakan ancaman terhadap anak-anak dan seorang pedofil.

Hakim menggambarkannya sebagai seorang psikopat dan mendesak dilakukan penyelidikan independen dan sistematis terkait dengan pertanyaan mengapa "sistem" gagal melindungi para korban McCann.

McCann adalah seorang pencuri yang sedang menjalani hukuman. Tetapi dia kemudian dibebaskan karena kesalahan pengenaan hukuman luar pada Februari, sebelum McCann kemudian melakukan penyerangan saat mabuk vodka dan kokain.

Rangkaian serangan seksual yang dilakukan pria 34 tahun ini dimulai di Watford pada April sebelum McCann pindah ke London, Greater Manchester, dan Cheshire selama dua pekan.

Saat menghukum McCann di Old Bailey, Hakim Edis menggambarkannya sebagai seorang penakut dan pedofil.

"Para korban tidak akan pernah dapat mengatasi apa yang Anda lakukan. Luka kejiwaan yang Anda sebabkan dalam beberapa dekade terakhir akan merusak kehidupan dan orang-orang yang mencintai mereka," kata Hakim Edis, seperti dilaporkan BBC, Selasa (10/12/2019).

"Ini adalah tindakan perkosaan, kekerasan dan penculikan yang belum pernah saya lihat atau dengar sebelumnya."

McCann harus menjalani penjara seumur hidup tanpa jeda.

Pada 21 April, McCann merenggut nyawa perempuan berumur 21 tahun dengan menggunakan pisau saat dia dalam perjalanan pulang dari sebuah klab malam di Watford. McCann membawanya ke rumah dan memperkosa perempuan itu.

Empat hari kemudian, perempuan berusia 25 tahun diculik saat berjalan pulang di Walthamstow, London timur, setelah tengah malam. Dia berulang kali diperkosa di beberapa tempat selama 14 jam.

Di hari yang sama, McCann menculik perempuan 21 tahun di Edgware, London utara, saat dia sedang berjalan dengan saudara perempuannya.

Mereka berhasil melarikan diri ketika McCann mengemudikan mobil ke Watford, di mana dia menyewa kamar hotel, dan salah satu perempuan memukul kepalanya dengan botol minuman vodka sebelum melarikan diri untuk mendapatkan pertolongan.

Pada 5 Mei dini hari, McCann memasuki rumah seorang perempuan yang ditemuinya di sebuah bar di Greater Manchester.

Begitu di dalam, dia mengikatnya ke tempat tidur, menyerang anak laki-laki berumur 11 dan anak perempuan 17 tahun.

Namun anak perempuan itu berhasil melarikan diri dengan meloncat dari jendela tanpa berpakaian dan memberi tahu polisi.

McCann kemudian menculik dan memperkosa perempuan berumur 71 tahun dan menyerang secara seksual anak perempuan 13 tahun dari jalan.

Pada 5 Mei, McCann menculik dua perempuan berumur 14 tahun.

Setelah menabrakkan mobilnya ketika polisi mengejar, helikopter polisi akhirnya menemukannya di atas pohon. Dia dibujuk turun dan ditangkap pada 6 Mei.

Para korban McCann mengatakan kehidupan mereka berubah dari fase "perkembangan" menjadi bagaimana cara bertahan hidup.

Tiga hari setelah menyampaikan keputusan bersalah, 12 juri kembali ke Old Bailey untuk menyatakan hukuman. Dua korban McCann -seorang remaja perempuan dan ibunya- juga hadir.

Remaja yang meloncat dalam keadaan telanjang dipuji hakim karena keberaniannya.

Hakim Edis mengatakan dirinya sudah membaca pernyataan semua korban terkait akibat kekerasan seksual McCann dan mengharapkan yang terbaik bagi mereka semua.

Jaksa Kerajaan Tetteh Turkson mengatakan serangan McCann adalah serangkaian perkosaan brutal.

McCann menolak hadir di pengadilan dan bersembunyi di bawah selimut di penjara. Dia juga tidak menghadiri penghukuman karena mengaku sakit punggung.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut