Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Umumkan Maju Pilpres Filipina, Wapres Sara Duterte Minta Maaf Pernah Dukung Bong Bong Marcos
Advertisement . Scroll to see content

Pecah Kongsi dengan Bong Bong Marcos, Wapres Filipina Sara Duterte Maju Pilpres

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:16:00 WIB
Pecah Kongsi dengan Bong Bong Marcos, Wapres Filipina Sara Duterte Maju Pilpres
Sara Duterte mengumumkan akan maju dalam Pemilihan Presiden Filipina 2028, mengikuti jejak sang ayah, Rodrigo Duterte (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MANILA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Filipina Sara Duterte mengumumkan akan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Filipina 2028. Pengumuman itu disampaikan di tengah meruncingnya ketegangan Sara dengan Presiden Ferdinand 'Bong Bong' Marcos Jr.

Putri mantan Presiden Rodrigo Duterte itu berniat mengikuti jejak ayahnya yang saat ini sedang diadili di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Den Haag, Belanda, atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Butuh waktu 47 tahun bagi saya untuk menyadari bahwa hidup saya tidak pernah bertujuan hanya untuk diri sendiri,” kata Sara, seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (18/2/2026).

Dia menyinggung soal beban tanggung jawab kepada keluarga, negara, serta semua orang yang mendukungnya secara politik.  

“Saya Sara Duterte, dan saya mencalonkan diri sebagai presiden di Filipina,” ujarnya, dalam video yang disiarkan di televisi nasional.

Sara menjadi Wakil Presiden Filipina berpasangan dengan Ferdinand 'Bong Bong" Marcos Jr. Namun di tengah perjalanan, keduanya pecah kongsi dan beberapa kali terlibat saling serang.

Puncaknya, Sara melontarkan pernyataan yang mengancam akan membunuh Marcos yang berujung pada percobaan pemakzulan meski upaya itu gagal.

Selain itu Sara pada 2024 mendorong penyelidikan dugaan korupsi terkait penyalahgunaan dana pemerintah yang memicu penangkapan para pejabat.

Hubungan semakin memburuk setelah Marcos Jr menyetujui penangkapan rodrigo Duterte oleh Kepolisian Nasional Filipina dan Interpol, yang bertindak atas nama ICC.

Selanjutnya, Sara juga meminta maaf kepada para pendukung karena membantu Marcos Jr dalam pilpres sebelumnya.

Filipina terus berjuang dengan berbagai masalah yang merajalela, mulai dari korupsi hingga kemiskinan dan krisis biaya hidup, katanya.

“Saya tidak bisa berlutut di hadapan setiap warga Filipina untuk meminta maaf. Sebaliknya, saya memberikan hidup, kekuatan, dan masa depan saya untuk melayani mnegara ini,” tuturnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut