Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Jamin Biaya Pasien Cuci Darah BPJS Nonaktif? Ini Kata Wamenkes!
Advertisement . Scroll to see content

Pasutri Ditipu Rumah Sakit, Jenazah Bayi Mereka Ditukar Sampah Plastik

Kamis, 15 Agustus 2019 - 06:15:00 WIB
Pasutri Ditipu Rumah Sakit, Jenazah Bayi Mereka Ditukar Sampah Plastik
Keluarga Hernandez mendatangi rumah sakit untuk meminta jenazah bayi mereka (Foto: CEN)
Advertisement . Scroll to see content

MEXICO CITY, iNews.id - Sepasang suami istri di Meksiko yang sedang berduka terkait kematian bayi mereka kaget bukan kepalang setelah menerima peti mati berisi sampah.

Mereka seharusnya menerima peti dari rumah sakit berisi jenazah bayi yang baru dilahirkan sepekan lalu, namun kenyataannya hanya beberapa plastik bekas.

Mereka meminta pertanggungjawaban dari rumah sakit atas insiden ini. Bukan hanya itu, keberadaan jenazah putra pasutri tersebut juga belum diketahui.

Sang ayah, Manuel Hernandez, mengatakan, putranya lahir pada 9 Agustus di Kota Ocosingo, Negara Bagian Chiapas. Tak lama setelah persalinan, bayi merah itu harus dirujuk ke rumah sakit lain karena kondisinya memprihatinkan.

Ternyata, rumah sakit kota juga tak bisa menangani sehingga harus dipindah ke Rumah Sakit Umum Palenque.

Namun bayi itu meninggal pada hari berikutnya, anehnya dokter tak bisa menjelaskan penyebab dari kematian. Rumah sakit lalu mengatakan kepada Hernandez bahwa jasad anaknya bisa diambil beberapa jam kemudian.

Hernandez mengutus kerabat ke rumah sakit untuk mengambil jenazah. Beberapa jam kemudian dia menerima peti mati berkelir putih.

Betapa terkejutnya Hernandez setelah membuka peti yang isinya ternyata hanya sampah plastik. Mereka pun kembali ke rumah sakit untuk meminta penjelasan.

Setelah berjam-jam menunggu, para dokter menolak memberikan penjelasan kepada orangtua.

Setelah itu Hernandez dan istrinya menerima jenazah bayi laki-laki, namun ternyata bukan anak mereka.

Dinas kesehatan negara bagian membuka penyelidikan dugaan penyimpangan di rumah sakit dan akan memberikan sanksi kepada pejabat.

Pihak rumah sakit belum memberikan komentar.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut