Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Koalisi Arab Hancurkan Kapal Bermuatan Peledak Dikendalikan Milisi Dukungan Iran

Kamis, 26 November 2020 - 22:02:00 WIB
 Pasukan Koalisi Arab Hancurkan Kapal Bermuatan Peledak Dikendalikan Milisi Dukungan Iran
Foto ilustrasi peledakan ranjau laut. (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id - Pasukan Koalisi Arab berhasil mencegat dan menghancurkan kapal bermuatan bahan peledak di Laut Merah. Kapal tersebut dikendalikan oleh milisi Houthi yang didukung Iran.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (25/11/2020) siang waktu setempat. Koalisi Arab penghancuran tersebut menyebabkan sebuah kapal dagang rusak ringan akibat pecahan peluru yang berasal dari serangan kelompok milisi Houthi di kapal.

"Tindakan milisi teroris Houthi dukungan Iran mengancam navigasi dan perdagangan global," isi pernyataan Koalisi Arab dikutip dari Al-Arabiya, Kamis (26/11/2020).

Sebelumnya, di hari yang sama sebuah perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengatakan bahwa sebuah kapal tanker berbendera Malta yang dikelolan Yunani, MT Agrari, terkena ranjau laut di dekat Shuqaiq, Arab Saudi, lambung kapal rusak dalam insiden tersebut.

"Kapal mereka diserang oleh sumber yang tidak diketahui," pernyataan dari operator MT Agrari.

"Agrari mengenai ranjau laut yang terpasang sekitar 1 meter di atas permukaan air dan mengalami kerusakan. Dapat dipastikan kru selamat dan tidak ada korban luka," lanjutnya.

Koalisi Arab sempat menyapu ranjau laut sehari sebelumnya

Pada Selasa (24/11/2020), pasukan Koalisi Arab berhasil menyapu lima ranjau laut yang dipasang oleh milisi Houthi di Laut Merah.

Operasi pembersihan ranjau laut dilakuan Koalisi Arab sehari berselang setelah insiden serangan rudal yang menargetkan fasilitas kilang minyak milik perusahaan Saudi, Aramco, di kota Jeddah, Senin (23/11/2020) waktu setempat.

Dalam cuitan di Twitter, juru bicara militer Houthi Yahya Sarea memperingatkan kepada perusahaan asing yang bekerja di Arab Saudi untuk berhati-hati karena serangan masih berlanjut.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut