Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 9 WNI yang Diculik Israel telah Bebas, Menlu Sebut Pakai Berbagai Jalur Diplomatik
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Israel Serang Prajurit TNI Personel UNIFIL di Lebanon, Dunia Mengecam

Jumat, 11 Oktober 2024 - 08:08:00 WIB
Pasukan Israel Serang Prajurit TNI Personel UNIFIL di Lebanon, Dunia Mengecam
Negara-negara di dunia mengecam keras serangan Israel terhadap pasukan UNIFIL yang melukai dua prajurit TNI (Foto: Al Jazeera)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Negara-negara di dunia mengecam keras serangan pasukan Israel terhadap markas pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon Selatan. Serangan pada Kamis (10/10/2024) terhadap markas kontingen pasukan penjaga perdamaian PBB dari Indonesia itu dikecam keras berbagai negara.

Amerika Serikat (AS) sangat prihatin dengan serangan berulang Israel terhadap pasukan UNIFIL setelah dua prajurit TNI terluka.

Seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS mengatakan, Gedung Putih langsung menelepon pemerintah Israel seraya untuk meminta penjelasan lebih rinci.

"Kami memahami Israel sedang melakukan operasi terarah di dekat Garis Biru untuk menghancurkan infrastruktur Hizbullah yang bisa digunakan untuk mengancam warga Israel. Saat melakukan operasi, sangat penting bagi mereka untuk tidak mengancam keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian PBB," kata jubir tersebut, dikutip dari Anadolu, Jumat (11/10/2024).

Turki juga mengutuk serangan Israel yang menargetkan personel UNIFIL.

"Serangan Israel terhadap pasukan PBB, setelah pembantaian warga sipil di Gaza, Tepi Barat, dan Lebanon, merupakan manifestasi dari persepsi bahwa kejahatan mereka tidak akan dihukum. Masyarakat internasional berkewajiban untuk memastikan Israel mematuhi hukum internasional," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut