Paket Mencurigakan Meledak di Kampus, 1 Pegawai Terluka
BOSTON, iNews.id – Sebuah paket mencurigakan yang dikirim ke Universitas Northeastern Boston, Amerika Serikat, meledak, Selasa (13/9/2022) waktu setempat. Akibatnya, seorang pegawai kampus berusia 45 tahun terluka.
Polisi mengatakan, ada dua paket yang dikirimkan ke kampus itu. Yang meledak hanya satu, sedangkan yang lainnya dinyatakan aman. Tidak ada penjelesan terperinci bagaimana paket-paket itu bisa dikirimkan ke lembaga pendidikan yang terletak di kawasan perkotaan tersebut.
Menurut aparat, korban yang terluka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
“Dari hasil penggeledahan, kami menemukan paket serupa kedua yang akhirnya diamankan oleh regu penjinak bom kami. Tempat kejadian sudah diamankan dan penyelidikan sedang berlangsung,” kata Inspektur Polisi Boston, Felipe Colon, pada konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Rabu (14/9/2022) WIB.
Bom Rakitan Meledak di Dekat Desa Nabi Saleh, 4 Tentara Israel Terluka
Menurut dia, penyelidikan melibatkan regu penjinak bom polisi bersama Departemen Pemadam Kebakaran Boston dan Layanan Medis Darurat Boston.
Perkuliahan malam yang sedianya digelar di enam gedung di kampus itu terpaksa dibatalkan.
Bom Meledak Targetkan Konvoi Diplomatik Australia di Baghdad
Polisi yang berjaga di kampus-kampus lain di wilayah Boston, termasuk Universitas Harvard dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), mendesak warga agar berhati-hati dan meminta mereka untuk melaporkan paket yang mencurigakan.
Gudang Amunisi Rusia Meledak, Kemhan: Sabotase
Kota Boton pernah diguncang oleh aksi pemboman sembilan tahun silam. Kala itu, tiga orang tewas dan lebih dari 260 lainnya terluka oleh sepasang bom rakitan yang meledak di tengah acara lomba lari Boston Marathon 2013.
Pada 2015, juri menghukum Dzhokhar Tsarnaev dengan hukuman mati karena membantu melakukan serangan bersama dengan kakak laki-lakinya, Tamerlan, yang meninggal beberapa hari setelah peristiwa Bom Boston dalam baku tembak dengan polisi.
Editor: Ahmad Islamy Jamil