Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bill Gates Minta Maaf Berhubungan dengan Predator Seks Jeffrey Epstein: Saya Bodoh!
Advertisement . Scroll to see content

Paket Mencurigakan Meledak di Kampus, 1 Pegawai Terluka

Rabu, 14 September 2022 - 10:58:00 WIB
Paket Mencurigakan Meledak di Kampus, 1 Pegawai Terluka
Ilustrasi ledakan bom. (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

BOSTON, iNews.id – Sebuah paket mencurigakan yang dikirim ke Universitas Northeastern Boston, Amerika Serikat, meledak, Selasa (13/9/2022) waktu setempat. Akibatnya, seorang pegawai kampus berusia 45 tahun terluka.

Polisi mengatakan, ada dua paket yang dikirimkan ke kampus itu. Yang meledak hanya satu, sedangkan yang lainnya dinyatakan aman. Tidak ada penjelesan terperinci bagaimana paket-paket itu bisa dikirimkan ke lembaga pendidikan yang terletak di kawasan perkotaan tersebut.

Menurut aparat, korban yang terluka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Dari hasil penggeledahan, kami menemukan paket serupa kedua yang akhirnya diamankan oleh regu penjinak bom kami. Tempat kejadian sudah diamankan dan penyelidikan sedang berlangsung,” kata Inspektur Polisi Boston, Felipe Colon, pada konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Rabu (14/9/2022) WIB.

Menurut dia, penyelidikan melibatkan regu penjinak bom polisi bersama Departemen Pemadam Kebakaran Boston dan Layanan Medis Darurat Boston.

Perkuliahan malam yang sedianya digelar di enam gedung di kampus itu terpaksa dibatalkan.

Polisi yang berjaga di kampus-kampus lain di wilayah Boston, termasuk Universitas Harvard dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), mendesak warga agar berhati-hati dan meminta mereka untuk melaporkan paket yang mencurigakan.

Kota Boton pernah diguncang oleh aksi pemboman sembilan tahun silam. Kala itu, tiga orang tewas dan lebih dari 260 lainnya terluka oleh sepasang bom rakitan yang meledak di tengah acara lomba lari Boston Marathon 2013.

Pada 2015, juri menghukum Dzhokhar Tsarnaev dengan hukuman mati karena membantu melakukan serangan bersama dengan kakak laki-lakinya, Tamerlan, yang meninggal beberapa hari setelah peristiwa Bom Boston dalam baku tembak dengan polisi. 

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut