Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tahun Kuda Api, Fengshui: Hindari Warna Merah saat Imlek
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Toko Kembang Api Meledak di China jelang Imlek, 8 Orang Tewas

Senin, 16 Februari 2026 - 16:41:00 WIB
Ngeri! Toko Kembang Api Meledak di China jelang Imlek, 8 Orang Tewas
Ilustrasi ledakan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Ledakan terjadi di toko kembang api kawasan Kabupaten Donghai, Provinsi Jiangsu, China, pada Minggu (15/2/2026) waktu setempat. Peristiwa yang terjadi menjelang Tahun Baru China atau Imlek itu menewaskan 8 orang dan melukai dua lainnya.

Pejabat pemerintah daerah Donghai, dikutip dari AP, Senin (16/2/2026), mengatakan ledakan disebabkan warga yang menyalakan kembang api di dekat toko tersebut.

Kementerian Manajemen Darurat (MEM) China mendesak semua wilayah untuk memperkuat pengawasan terkait produksi, transportasi, penjualan, dan penggunaan kembang api untuk mencegah ledakan tersebut terulang.

Dalam pernyataan tertulisnya, Kementerian Manajemen Darurat China melarang percobaan kembang api dan petasan di sekitar toko. Mereka juga mengajak pemerintah daerah di China menjaga keamanan demi festival Imlek yang penuh berkah dan kebahagiaan.

Diketahui, menyalakan kembang api saat malam Tahun Baru Imlek merupakan salah satu tradisi yang dilakukan masyarakat China. Namun, banyak tempat telah melarang kembang api dalam beberapa tahun terakhir dengan alasan polusi udara.

Festival kembang api kemungkinan akan digelar di beberapa daerah China setelah pemerintah setempat melonggarkan larangan tersebut pada tahun lalu.

Tahun Baru Imlek yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi di China jatuh pada Selasa (17/2/2026). Momen itu akan menandai awal tahun kuda dalam zodiak China.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut