Militer Iran Ancam Jadikan Pantai-Pantai Iran Kuburan bagi Pasukan AS
TEHERAN, iNews.id - Militer Iran mengancam akan menjadikan pantai-pantai wilayahnya sebagai kuburan bagi pasukan Amerika Serikat (AS). Pesan keras itu disampaikan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di tengah negosiasi damai yang sedang berlangsung.
Wakil kepala urusan politik Angkatan Laut IRGC Mohammad Akbarzadeh mengatakan kemungkinan perang lanjutan melawan AS sangat kecil. Namun Iran siap untuk menangkis setiap serangan maupun pengkhianatan atas perjanjian.
Dia juga menyebut AS ingin menghindari perang karena kekuatannya melemah setelah perang selama hampir 40 hari.
“Kemungkinan perang rendah karena kelemahan musuh, tapi angkatan bersenjata sedang menunggu,” kata Akbarzadeh, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (28/5/2026).
“Jangan ragu, kami akan mengubah wilayah dari Chabahar hingga Mahshahr menjadi kuburan bagi para agresor,” katanya, merujuk pada dua ujung pantai selatan Iran.
Sementara itu Kementerian Intelijen Iran mengeklaim militernya berhasil mengalahkan AS dalam perang. Kini, AS mengubah ke bentuk perang yang lain. Taktik AS yang baru termasuk tekanan ekonomi, serangan siber, penyelundupan senjata, pembunuhan, hingga kampanye media untuk memusuhi Iran.
“Musuh yang kalah di medan perang kini telah mengalihkan fokus ke perang lunak, perang kognitif, dan provokasi sosial,” katanya.
Kementerian Intelijen memperingatkan kepada warganya bahwa pihak berwenang Iran akan menindak tegas setiap atktivitas mata-mata atau separatisme.
Editor: Anton Suhartono