Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!
Advertisement . Scroll to see content

Merasa Disabotase, Trump Surati Sekjen PBB gegara Eskalator dan Teleprompter Mati

Kamis, 25 September 2025 - 11:53:00 WIB
Merasa Disabotase, Trump Surati Sekjen PBB gegara Eskalator dan Teleprompter Mati
Donald Trump belum puas dengan penjelasan PBB mengenai insiden matinya eskalator, teleprompter, dan mic di Markas Besar PBB (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum puas dengan penjelasan PBB mengenai insiden matinya eskalator, teleprompter, dan mikrofon di Markas Besar PBB, New York, Selasa (23/9/2025).

Trump mengirim surat kepada Sekjen PBB Antonio Guterres, mendesak penyelidikan segera atas apa yang disebutnya sebagai sabotase.

Selain insiden eskalator mati, Trump kecewa karena teleprompter dan mikrofon tak berfungsi saat pidato di Sidang Umum PBB.

"Aib yang sesungguhnya terjadi di PBB kemarin. Bukan satu, bukan dua, tapi tiga peristiwa yang sangat mengerikan!" kata Trump, dalam posting-an di Truth Social, dikutip Kamis (25/9/2025).

Menurut Trump, tiga insiden tersebut bukan kebetulan tapi terkesan disengaja atau sabotase.

"Mereka seharusnya malu pada diri sendiri. Saya mengirim salinan surat ini kepada Sekretaris Jenderal, dan saya mendesak penyelidikan segera. Tidak heran PBB belum mampu menjalankan tugas yang seharusnya mereka lakukan," tulisnya.

Trump menyebut eskalator sengaja dimatikan saat dia dan Ibu Negara Melania Trump menaikinya. 

Selain itu teleprompter juga tidak berfungsi saat pidato. Satu kejadian lain adalah mikrofonnya dimatikan saat piato.

Trump menghabiskan 57 menit untuk pidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80, padahal waktu yang diberikan kepada setiap pemimpin dan pejabat negara hanya 15 menit.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut