Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel
TEHERAN, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan militernya siap melakoni perang panjang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Dia memperingatkan bahwa Iran siap sepenuhnya meladeni AS untuk eskalasi lebih lanjut di tengah ketegangan terus mengguncang pasar global.
"Sembilan hari setelah Operasi Epic Mistake, harga minyak telah naik berlipat ganda dan semua komoditas meroket," kata Araghchi, di media sosial X, sindiran dari nama operasi militer terhadap Iran Epic Fury, dikutip Selasa (10/3/2026).
Dia juga menuduh AS sedang merencanakan serangan terhadap fasilitas minyak dan nuklir Iran dengan harapan bisa menahan guncangan inflasi yang besar.
Atas ancaman itu, Araghchi menegaskan Iran sepenuhnya siap meladeni.
Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian
Araghchi lalu mengeluarkan ancaman tegas kepada AS.
Iran Beri Syarat Izinkan Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz: Usir Dubes AS dan Israel!
"Kami juga punya banyak kejutan yang menunggu," tulisnya.
Eskalasi meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Sejauh ini lebih dari 1.200 orang tewas di Iran, termasuk 160 lebih siswi sekolah.
Sementara AS kehilangan delapab tentara.yang tewas selama perang. Selain itu belasan warga Israel tewas dan sekitar 2.000 luka.
Editor: Anton Suhartono