Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 6 Kota di Israel Porak-poranda Dihujani Rudal Iran, Apartemen hingga Pabrik Hancur
Advertisement . Scroll to see content

Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat di Tengah Perang Lawan Iran, Ada Apa?

Jumat, 03 April 2026 - 07:01:00 WIB
Menhan AS Pecat Kepala Staf Angkatan Darat di Tengah Perang Lawan Iran, Ada Apa?
Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal Randy A George mundur di tengah perang Iran (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengumumkan pengunduran diri Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy A George. Disebutkan, George akan pensiun lebih awal dari jabatannya. 

Dalam pernyataan singkat, Pentagon menyampaikan apresiasi atas pengabdian George selama puluhan tahun terhadap militer AS.

"(Pentagon) Berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada negara ini. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa pensiunnya," kata juru bicara Pentagon, Sean Parnell, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (3/4/2026).

Sebelumnya, CBS News melaporkan George mundur atas paksaan dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

Mengutip keterangan sumber pejabat yang mengetahui keputusan tersebut, Hegseth menginginkan kapala staf angkatan darat AS yang menerapkan visi Presiden Donald Trump.

George mulai bertugas sebagai kepala staf Angkatan Darat AS pada 21 September 2023. Jabatan itu biasanya dipegang selama 4 tahun.

Pada 2021-2022 di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden, George menjabat sebagai asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan saat itu, Lloyd Austin.

Selama menjabat Hegseth diletahui telah memecat belasan perwira senior, di antaranya Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal CQ Brown, Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal James Slife, dan kepala Badan Intelijen Pertahanan Letnan Jenderal Jeffrey Kruse.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut