Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong
Advertisement . Scroll to see content

Mengejutkan, Peneliti WHO Ini Ungkap Kemungkinan Asal Usul Covid Libatkan Lab Wuhan

Kamis, 12 Agustus 2021 - 19:01:00 WIB
Mengejutkan, Peneliti WHO Ini Ungkap Kemungkinan Asal Usul Covid Libatkan Lab Wuhan
Peneliti WHO Peter Ben Embarek mengungkap teori soal asal usul Covid-19 melibatkan lab Wuhan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Peneliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Peter Ben Embarek mengungkap teori baru soal asal usul Covid-19 di Wuhan, China. Ada kemungkinan virus corona baru menginfeksi pasien nol dari seorang peneliti atau pekerja laboratorium Institut Virologi Wuhan yang kerap bersinggungan dengan kelelawr dalam pekerjaan mereka.

Ini merupakan pernyataan mengejutkan dari Ben Embarek, sosok yang terlibat langsung dalam penelitian di Wuhan pada awal Januari 2021. Padahal sebelumnya dia menentang teori soal kemungkinan virus berasal dari lab tersebut.

"Seorang karyawan yang terinfeksi di lapangan saat mengambil sampel, termasuk dalam salah satu hipotesis yang mungkin," kata Ben Embarek, dalam wawancara dengan TV2.

Dari situ, lanjut dia, virus melompat langsung dari kelelawar ke manusia. Menurut Ben Embarek besar kemungkinan virus melompak ke manusia yang pekerjaan mereka erat dengan kelelawar ketimbang warga biasa.

"Jadi ini sebenarnya dalam kategori kemungkinan," ujar ilmuwan asal Denmark itu, seperti dilaporkan kembali The Sun, Kamis (12/8/2021).

Dia mengakui tim tidak mendapatkan bukti langsung mengenai teori tersebut, namun ini bisa terjadi karena China tak mau terbuka soal data mentah di hari-hari awal pandemi yakni akhir Desember 2019.

Ilmuwan spesialis keamanan pangan dan zoonosis itu menambahkan, teori kebocoran laboratorium tidak dibahas sama sekali sampai 48 jam sebelum tim WHO meninggalkan China.

"Kami tidak bisa melihat buku laboratorium atau dokumen langsung. Kami memang mendapat presentasi serta berbicara dan mengajukan pertanyaan tentang yang ingin kami ketahui, tapi kami tidak bisa melihat dokumentasi apa pun," ujarnya.

Institut Virologi Wuhan berjarak sekitar 500 meter dari temuan kasus pertama virus corona baru, yakni pasar seafood.

Laporan penyelidikan awal tim peneliti WHO mengungkap, virus corona baru melompat ke manusia melalui perantara hewan lain, meskipun badan PBB itu masih terbuka dengan teori lain, termasuk kebocoran dari lab.

China berkali-kali membantah tuduhan yang mengaitkan asal usul Covid-19 dengan laboratorium. Namun, seiring datangnya satu per satu bukti tidak langsung, desakan untuk digelarnya penyelidikan lanjutan semakin menguat, salah satunya dari Presiden Amerika Serikat Joe Biden. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut