Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Tegaskan Polri di Bawah Presiden, Pengamat: Jalan Pengabdian kepada Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Meninggal Dunia

Jumat, 06 September 2019 - 12:56:00 WIB
Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Meninggal Dunia
Robert Mugabe (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

HARARE, iNews.id - Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe meninggal di usia 95 tahun, Jumat (6/9/2019). Mugabe termasuk pemimpin terlama yang pernah menjadi presiden yakni dari 1980 hingga 2017.

Pengumuman meninggalnya Mugabe disampaikan Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa dalam cuitannya.

(Robert Mugabe saat jumpa pers sebelum dilengserkan/AFP)

"Dengan sangat sedih saya mengumumkan meninggalnya bapak pendiri Zimbabwe dan mantan Presiden Robert Mugabe," kata Mnangagwa, dalam cuitan, seperti dikutip dari AFP.

"Dia merupakan ikon pembebasan, sosok pan-Afrika yang mendedikasikan hidup untuk membebaskan dan memerdekakan rakyatnya. Sumbangannya bagi sejarah bangsa dan benua kita tidak akan pernah dilupakan. Semoga jiwanya beristirahat dalam kedamaian yang abadi."

Mugabe merupakan pemimpin bertangan besi yang menggunakan praktik penindasan dan ketakutan untuk mempertahankan kekuasaannya selama 37 tahun, sampai akhirnya digulingkan oleh mantan jenderal militer yang sebelumnya loyal.

(Robert Mugabe berbicara di Sidang Majelis Umum PBB pada 2018/AFP)

Dia terlempar dari istana pada November 2017 pada momen memalukan, selain digulingkan militer dia juga kehilangan kepercayaan dari rakyat. Sejak itu kondisinya fisiknya terus menurun.

Padahal, Mugabe naik menjadi presiden sebagai pahlawan, sosok yang berperan besar membebaskan negara bekas koloni Inggris itu dari cengkraman minoritas kulit putih. Di masa kejatuhannya, dia malah dikenang sebagai sosok yang membuat perpecahan politik dan menghancurkan ekonomi.

Mantan tahanan politik itu berubah menjadi pemimpin gerilyawan dan naik ke kancah politik dalam pemilihan umum 1980, setelah pemberontakan yang memaksa pemerintahan Rhodesia ke meja perundingan.

Pada awalnya dia memenangkan pujian internasional atas kebijakan rekonsiliasi rasial serta memperluas layanan pendidikan dan kesehatan kepada mayoritas kulit hitam. Namun sinar Mugabe kelamaan memudar.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut