Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabupaten Parimo KLB Malaria, Kemenkes Beberkan Penyebabnya!
Advertisement . Scroll to see content

Malaysia Diserang Penyakit Monkey Malaria, 1 Orang Meninggal Dunia

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:53:00 WIB
Malaysia Diserang Penyakit Monkey Malaria, 1 Orang Meninggal Dunia
Ilustrasi monyet penyebab Monkey Malaria yang kini merebak di Malaysia. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

SABAH, iNews.id - Kasus Monkey Malaria di Sabah, Malaysia, dilaporkan meningkat tajam. Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad, mengungkapkan hingga pekan epidemiologi ke-16 tercatat sebanyak 357 kasus Monkey Malaria, dengan satu kematian akibat penyakit zoonosis tersebut.

Penyakit ini diketahui menular dari monyet ke manusia melalui gigitan nyamuk. Monkey Malaria paling sering disebabkan oleh parasit Plasmodium knowlesi.

Dzulkefly mengatakan, distrik Tawau, Ranau, dan Kudat menjadi wilayah dengan kontribusi kasus tertinggi di Sabah.

"Seluruh klinik dan rumah sakit pemerintah mampu mendeteksi malaria monyet,” kata Dzulkefly.

Dia menegaskan deteksi dini dan penanganan cepat menjadi kunci penting untuk menekan risiko kematian akibat infeksi tersebut. Menurutnya, peningkatan aktivitas manusia di habitat satwa liar ikut memperbesar kontak antara manusia dan monyet, sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit zoonosis.

Dzulkefly juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dan pembukaan lahan yang terkendali guna mengurangi interaksi manusia dengan monyet.

"(Untuk menangani masalah ini) Kami memerlukan pengawasan terpadu antarlembaga serta edukasi publik yang dilakukan secara berulang," ujarnya.

Selain membahas lonjakan Monkey Malaria, Dzulkefly turut menyinggung persoalan kekurangan tenaga dokter di Sabah yang disebut sebagai bagian dari masalah nasional di Malaysia. Dia menyebut pemerintah telah membentuk satuan tugas khusus lintas kementerian untuk menangani kebutuhan dokter, dokter spesialis, dan mempertahankan tenaga kesehatan.

Sebanyak 42 dokter pelatihan baru juga telah ditempatkan di Duchess of Kent Hospital, Sandakan. Sekitar 70 persen di antaranya berasal dari Sabah.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut