Ledakan di Halaman Masjid di Afghanistan Tewaskan 12 Orang
KABUL, iNews.id - Ledakan di halaman masjid di Provinsi Khost, Afghanistan, Minggu (6/5/2018), menewaskan setidaknya 12 orang dan melukai 33 lainnya.
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Khost, Basir Bina, mengatakan, para korban sedang berkumpul di tenda di halaman masjid usai menunaikan Salat Zuhur. Lokasi itu juga digunakan sebagai pusat pendaftaran pemilih untuk pemilu parlemen Afghanistan yang akan berlangsung Oktober 2018.
Menurut Bina, bom tampaknya diletakkan pelaku di tenda, sehingga ledakan kali ini bukan aksi bom bunuh diri.
Hal senada disampaikan kepala kepolisian Khost, Abdul Hanan Zadran. Dia mengatakan, bom diletakkan di tenda yang digunakan sebagai tempat menunggu para pendaftar pemilih.
"Banyak orang yang hilir mudik di halaman masjid, mereka berkumpul untuk mendaftar," kata Zadran, dikutip dari AFP.
Wakil kepala dinas kesehatan Khost, Gul Mohammad Mangal, mengatakan, jumlah korban tewas bisa saja bertambah, mengingat ada beberapa korban luka dalam kondisi kritis
"Beberapa korban luka dalam kondisi kritis dan ambulans masih terus membawa para korban," ujarnya.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab terkait serangan terbaru ini.
Serangan kali ini merupakan yang kesekian kali di Khost dan hanya berselang sepekan setelah ledakan di Kabul yang menewaskan 25 orang. Sembilan di antaranya merupakan jurnalis, termasuk fotografer AFP. Serangan terpisah di Khost sebelumnya juga menewaskan jurnalis BBC.
Editor: Anton Suhartono