Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS dan Iran Saling Serang di Tengah Negosiasi Damai 
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Dahsyat Tangki Bahan Kimia Pabrik Kertas, Beberapa Orang Tewas

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:07:00 WIB
Ledakan Dahsyat Tangki Bahan Kimia Pabrik Kertas, Beberapa Orang Tewas
Tangki bahan kimia meledak di fasilitas Nippon Dynawave Packaging, Washington, AS, Selasa (26/5), menewakan beberapa orang (Foto: Departemen Kepolisian Longview)
Advertisement . Scroll to see content

PORTLAND, iNews.id - Sebuah tangki bahan kimia meledak di fasilitas Nippon Dynawave Packaging, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS), Selasa (26/5/2026). Ledakan dahsyat itu menewaskan beberapa orang.

Pabrik tersebut berada di Kota Longview, Cowlitz County, sekitar 70 km sebelah utara Portland, Oregon.

Departemen Pemadam Kebakaran Longview, Sheriff Cowlitz County, bersama Nippon Dynawave Packaging, dalam pernyataan bersama mengungkapkan, tangki berisi "cairan putih" atau larutan natrium hidroksida dan natrium sulfida yang digunakan dalam produksi pulp kertas, pecah dan meledak sekitar pukul 07.15 waktu setempat.

Selain korban tewas, beberapa lainnya luka dalam insiden itu. Mereka umumnya menderita luka bakar akibat paparan bahan kimia. Meski demikian, pihak berwenang memastikan ledakan tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung bagi warga sekitar.

Pernyataan tersebut mengungkapkan, ada beberapa korban jiwa dan korban luka dalam kondisi kritis, namun tidak menyebutkan jumlah pasti.

Meski demikian, Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Cowlitz 2, Scott Goldstein, mengatakan setidaknya sembilan pekerja dan satu petugas pemadam kebakaran dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Rumah Sakit PeaceHealth St John di Longview mengatakan kepada ABC News, mereka merawat sembilan pasien, termasuk satu yang kemudian dinyatakan meninggal. Enam pasien dalam kondisi cukup baik, dan dua lainnya dipindah ke fasilitas lain.

Goldstein mengatakan, tangki berkapasitas sekitar 300.000 liter tersebut terisi sekitar 60 persen saat meledak.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut