Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Dahsyat Tabrakan Meteor dan Bumi Guncang AS, Kekuatannya Setara 300 Ton TNT

Selasa, 02 Juni 2026 - 07:24:00 WIB
Ledakan Dahsyat Tabrakan Meteor dan Bumi Guncang AS, Kekuatannya Setara 300 Ton TNT
Ilustrasi meteor menabrak Bumi hingga memicu ledakan dahayat di langit AS, Sabtu (30/5) (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Sebuah meteor menabrak Bumi hingga memicu ledakan dahayat, Sabtu (30/5/2026). Lokasinya berada di atas wilayah timur laut Amerika Serikat (AS).

Badan antariksa AS NASA mengungkap, tabrakan itu memicu ledakan dengan kekuatan setara 300 ton TNT. Suara yang dihasilkan menggema di wilayah tersebut. 

Wakil kepala pemberitaan NASA,Jennifer Dooren, mengatakan kepada AFP, bola api tersebut pecah di atas Negara Bagian Massachusetts bagian timur laut serta New Hampshire bagian tenggara pada pukul 14.06 waktu setempat.

“Bola api ini tidak terkait dengan hujan meteor aktif saat ini, tapi merupakan objek alami dan bukan sampah luar angkasa atau satelit yang masuk kembali ke Bumi,” katanya.

Dooren menerangkan, meteor tersebut bergerak dengan kecepatan 120.700 km/jam pada ketinggian 64 km saat pecah.

Warga setempat khawatir dengan suara ledakan dahsyat tersebut. Banyak pengguna media sosial melaporkan, ledakan tersebut sangat kuat hingga membuat rumah-rumah bergetar.

Pada 2013, sebuah bola api melesat di atas Chelyabinsk, Rusia. Batu angkasa seukuran rumah itu meledak pada ketinggian 22,5 km di atas permukaan tanah, melepaskan ledakan yang setara dengan 440.000 ton TNT.

Ledakan tersebut menghancurkan jendela di area seluas lebih dari 518 km persegi, melukai lebih dari 1.600 orang, sebagian besar karena terkena pecahan kaca.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut