Lebanon Tahan Pendukung Hizbullah yang Tembaki Pasukan Penjaga Perdamaian PBB Asal Irlandia
BEIRUT, iNews.id - Tentara Lebanon menahan seorang tersangka utama dalam kasus pembunuhan seorang penjaga perdamaian PBB asal Irlandia. Pelaku dilaporkan sebagai pendukung milisi Hizbullah.
Seorang juru bicara Hizbullah membantah jika pelaku merupakan anggota kelompok itu.
"Pria itu adalah pendukung milisi yang didukung Iran dan partai politik kelas berat, tetapi bukan anggota kelompok," kata juru bicara Hizbullah kepada Reuters.
Sumber keamanan Lebanon mengatakan, pria itu diduga melepaskan tembakan ke kendaraan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) yang sedang melakukan perjalanan melalui Lebanon selatan pada 15 Desember. Akibat serangan itu, prajurit Sean Rooney (23) tewas.
Suasana Haru Pelepasan 119 Prajurit TNI Jalani Misi Perdamaian ke Lebanon
Itu menjadi serangan fatal pertama terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon sejak 2015.
Hizbullah secara resmi membantah terlibat dalam insiden itu. Kelompok itu menyebut pembunuhan itu sebagai insiden yang tidak disengaja yang terjadi antara penduduk kota dan UNIFIL.
Momen Jenderal Andika Perkasa-Laksamana Yudo Margono Lepas KRI Frans Kaisepo ke Lebanon
Pada 16 Desember, Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Irlandia saat itu, Simon Coveney mengatakan kepada RTE, dia tidak menerima jaminan Hizbullah bahwa mereka tidak terlibat.
"Kami tidak menerima jaminan apa pun sampai kami menyelesaikan penyelidikan penuh untuk menetapkan kebenaran sepenuhnya," katanya.
Michel Aoun Akhiri Masa Jabatan sebagai Presiden Lebanon Tanpa Pengganti
UNIFIL telah beroperasi di Lebanon sejak 1978 untuk menjaga perdamaian di sepanjang perbatasannya dengan Israel. Operasi itu diperluas setelah resolusi PBB yang menghentikan perang Israel-Hizbullah 2006 di Lebanon selatan.
Editor: Umaya Khusniah