Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek
Advertisement . Scroll to see content

Latihan Naik Sepeda Fixed-Gear, Gadis 13 Tahun Tewas Terjatuh dari Lantai 6

Jumat, 04 September 2020 - 15:07:00 WIB
Latihan Naik Sepeda Fixed-Gear, Gadis 13 Tahun Tewas Terjatuh dari Lantai 6
Gedung parkir bertingkat lokasi tewasnya seorang gadis perempuan 13 tahun pada Januari lalu. Hasil investigas mengungkap korban sempat berlatih sepeda di lantai atas gedung. (foto: Strait Times)
Advertisement . Scroll to see content

SINGAPURA, iNews.id - Polisi Singapura mengungkap hasil investigasi kematian seorang gadis perempuan di sebuah parkir bertingkat pada Januari lalu. Polisi menyebut dia tewas karena kecelakaan sepeda.

Insiden itu terjadi di gedung parkir bertingkat di Blk 526A Pasir Ris Street 51 pada tanggal 8 Januari. Tubuh perempuan malang itu pertama kali ditemukan oleh seorang petugas parkir yang curiga mendengar suara benturan keras. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat oleh paramedis.

Proses investigasi yang sempat tertunda akibat kebijakan pembatasan wilayah (lockdown) selama pandemi Covid-19 akhirnya membuahkan gambaran kejadian sebelum korban tewas.

Dilansir dari Strait Times, Jumat (4/9/2020), polisi menjelaskan sebelum ditemukan tewas perempuan tersebut tengah bermain sepeda fixed-gear--sepeda yang tidak memiliki rem tangan--di lantai 7 gedung parkir seusai sekolah.

Menurut pengakuan sejumlah saksi, termasuk teman sekelasnya, gadis perempuan yang namanya dirahasiakan itu ikut mencoba mengendarai sepeda fixie--sebutan lain sepeda fixed-gear--bersama teman-temannya menuruni lantai 7 ke lantai 6.

Seorang saksi mengatakan si gadis kesulitan mengendalikan sepeda tanpa rem tangan itu, teman-temannya yang mengetahui sepeda menuruni turunan tak terkendali mencoba mengejarnya namun gagal.

Sepeda berhenti setelah menghantam pagar besi besi di sisi tempat parkir, sedangkan tubuh si gadis terpental. Dia sempat berpegangan pada celah pagar sebelum terlepas dan terjatuh ke tanah.

Hasil otopsi memperlihatkan tubuh gadis itu mengalami luka-luka akibat jatuh dari ketinggian yakni patah tulang tengkorak dan tulang rusuk, kata Asisten Inspektur Polisi Gabriel Goh di pengadilan.

Polisi meyakini insiden itu murni kecelakaan, sebab mereka mendapat penuturan dari saksi lainnya bahwa gadis 13 tahun itu baru bisa mengendarai sepeda saat duduk di kelas 6 sekolah dasar.

Namun demikian, polisi mengatakan penyelidikan masih akan berlanjut akhir bulan ini.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut