Kini Ada 3.526 Kasus di Korsel, Presiden Moon: Kami Pasti Bisa Atasi Virus Korona
SEOUL, iNews.id - Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In mengatakan pemerintahannya sedang melancarkan respons besar-besaran untuk memerangi virus korona. Saat ini ada 376 kasus baru virus korona, sehingga totalnya menjadi 3.526 kasus.
Korea Selatan memiliki total jumlah kasus virus korona terbesar di dunia di luar China, setelah ada peningkatan pesat dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah acara dibatalkan atau ditunda karena virus, sementara lebih dari 70 negara meningkatkan pembatasan perjalanan mereka terhadap Korea Selatan.
"Pemerintah sekarang melancarkan respons habis-habisan setelah meningkatkan peringatan krisis ke level tertinggi," kata Moon, seperti dilaporkan AFP, Minggu (1/3/2020).
Melonjak, Kasus Virus Korona di Korsel Tembus 2.000
"Kami akan dapat mengatasi wabah COVID-19 dan menghidupkan kembali ekonomi kita yang menyusut," tambahnya.
Hampir 90 persen kasus virus korona terjadi di Daegu, pusat wabah negara itu, dan Provinsi Gyeongsang Utara.
Trump Pertimbangkan Larang Warga AS ke Italia dan Korsel Terkait Virus Korona
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea menyatakan korban meninggal akibat virus korona di negara itu masih tetap, yakni 17.
Jalan-jalan di Daegu sebagian besar sepi selama berhari-hari, terlepas dari antrean panjang warga di beberapa toko untuk membeli masker.
Ratusan Ribu Warga Korsel Desak Presiden Moon Dilengserkan Terkait Virus Korona
Pihak berwenang mendesak masyarakat untuk berhati-hati dan siapa saja yang menderita demam atau gejala pernapasan untuk tetap tinggal di rumah.
Raksasa otomotif, Hyundai Motor, juga menghentikan operasi di salah satu pabriknya di Ulsan setelah seorang karyawan dinyatakan positif virus korona.
Nyaris 900 Orang Terinfeksi Virus Korona di Korsel, Presiden Moon: Situasinya Sangat Gawat
Editor: Nathania Riris Michico