Khaled Meshal: Hamas Tak Akan Hilang Selama Israel Masih Menjajah Palestina
DOHA, iNews.id - Tokoh senior Hamas Khaled Meshal menegaskan kelompoknya tidak akan pernah bubar ataupun meletakkan senjata selama Israel masih menjajah wilayah Palestina.
Pernyataan keras itu disampaikan Meshal di tengah proses gencatan senjata Gaza yang kini memasuki fase kedua.
Dalam konferensi pers di Doha, Qatar, Meshal menolak keras rencana perlucutan senjata Hamas maupun intervensi asing dalam tata kelola Palestina.
“Selama ada penjajah maka ada kelompok perlawanan. Perlawanan adalah hak rakyat yang berada di bawah penjajahan, sesuatu yang dibanggakan oleh bangsa-bangsa,” ujar Meshal, seperti dikutip dari AFP, Kamis (12/2/2026).
Amerika Kecam Netanyahu karena Bunuh Komandan Hamas saat Gencatan Senjata
Dia juga menegaskan, mengkriminalisasi Hamas serta senjata yang mereka miliki tidak bisa diterima. Bagi Hamas, senjata bukan sekadar alat tempur, melainkan simbol perlawanan terhadap pendudukan.
Pernyataan Meshal ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Hamas tidak akan membubarkan diri meski ada tekanan internasional, termasuk dari Amerika Serikat (AS), agar kelompok tersebut dilucuti sebagai bagian dari kesepakatan damai jangka panjang di Gaza.
Pakistan Siap Kirim Pasukan ke Gaza, tapi Tolak Lucuti Senjata Hamas
Menurut mantan pemimpin Hamas itu Gaza adalah milik rakyat Gaza dan Palestina secara keseluruhan. Karena itu, Hamas tidak akan menerima skema pemerintahan yang dikendalikan pihak luar.
“Gaza milik rakyat Gaza dan Palestina. Kami tidak akan menerima pemerintahan asing,” ujarnya menegaskan.
Gencatan senjata yang dimediasi AS kini memasuki tahap krusial. Pada fase kedua, Hamas akan diminta melucuti senjata bersamaan dengan penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza.
Namun Hamas berulang kali menyatakan perlucutan senjata adalah garis merah. Meski demikian, kelompok itu pernah mengindikasikan kemungkinan menyerahkan senjata kepada otoritas pemerintahan Palestina di masa depan, bukan kepada pihak asing atau Israel.
Editor: Anton Suhartono