Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
LONDON, iNews.id - Raja Charles III mengunjungi masjid di Cambridge, Senin (20/7/2026), seraya mengungkapkan kekagumannya terhadap tempat suci umat Islam tersebut.
Bangunan yang dikunjungi Charles merupakan masjid ramah lingkungan pertama di Eropa. Dia memuji segenap perhatian dan kepedulian yang dicurahkan terhadap Masjid Raya Cambridge tersebut.
Pria 77 tahun itu juga memberi pengarahan kepada segenap pengurus masjid mengenai kredensial lingkungan yang inovatif.
Kedatangannya disambut dengan hangat sejak keluar dari mobil dinas Bentley merah marun.
Raja Charles kemudian bercengkrama dengan para pejabat setempat di area taman yang dilengkapi air mancur, sebelum masuk ke dalam masjid.
Sebelum masuk, Raja Chaeles melepas sepatu dan memasuki ruang salat utama kemudian berbincang-bincang, termasuk bersendagurau dengan murid sekolah.
Charles mengatakan sangat senang mengunjungi masjid itu.
“Jika boleh saya sampaikan, saya sangat terkesan dengan kualitas desain, semua perhatian dan kepedulian yang telah dicurahkan untuk ini, dan fakta bahwa Anda memiliki masjid yang dibangun khusus di sini yang terhubung dengan pusat komunitas," katanya, seperti dikutip dengan The Independent.
“Saya yakin ini memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi komunitas Muslim tetapi juga bagi Cambridge sendiri," tuturnya.
Dia lalu ke luar guna meresmikan plakat menandai peringatan 75 tahun Cambridge yang diberikan status kota oleh Raja George VI.
Charles kemudian mendapat hadiah sebuah buku tentang Masjid Raya Cambridge
"Penekanan terhadap keberlanjutan dan ketergantungan yang tinggi pada energi hijau menjadikan masjid ini sebagai masjid ramah lingkungan pertama di Eropa," kata Charles, dalam pernyataan di situs web resminya.
Masjid dilengkapi panel surya di atap. Sementara pemanas dan pendingin ruangan menggunakan pompa yang sangat hemat yang diletakkan di ruang bawah tanah. Energi yang dihasilkan lebih banyak daripada yang dibutuhkan.
Air limbah, seperti dari wastafel kamar mandi, serta air hujan ditampung kembali untuk menyiram toilet dan mengairi halaman.
Fitur ramah lingkungan lainnya adalah bangunan ini diterangi secara alami sepanjang tahun oleh jendela atap besar, ditambah lampu LED hemat energi.
Editor: Anton Suhartono