Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: Kapal-Kapal Tanker Mulai Lintasi Selat Hormuz dengan Aman
Advertisement . Scroll to see content

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Senin, 15 Juni 2026 - 10:02:00 WIB
Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
Kesepakatan damai Amerika Serikat-Iran akan disahkan melalui Dewan Keamanan PBB (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran telah menyepakati naskah akhir nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dan akan ditandatangani di Jenewa, Swiss, pada 19 Juni mendatang. MoU tersebut akan disetujui melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB agar lebih mengikat.

"Kesepakatan akhir akan disetujui melalui resolusi Dewan Keamanan PBB," demikian laporan kantor berita Mehr, mengutip keterangan pada naskah MoU.

Lebih lanjut AS berjanji tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Iran dan menghormati kedaulatan Republik Islam. 

Draf tersebut juga menetapkan, pembukaan Selat Hormuz hanya akan dilakukan dalam waktu 30 hari setelah penandatanganan MoU.

Selain itu, AS akan mencabut blokade maritm terhadap Iran, memungkinkan kapal-kapal tanker dan kargo untuk mengantar muatan tanpa gangguan.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi sebelumnya mengeklaim, Iran berhasil memasukkan semua sikap kunci dan tuntutan penting ke dalam draf MoU. Menurut dia, capaian tersebut merupakan bukti keberhasilan Iran baik di meja diplomasi maupun di medan konflik.

“Musuh yang melancarkan serangan gagal mencapai semua tujuan jahatnya, dan Republik Islam meraih kemenangan besar dalam perang,” kata Gharibabadi.

Dia menambahkan, naskah lengkap MoU akan dipublikasikan setelah penandatanganan resmi. Para pejabat Iran juga akan menjelaskan berbagai dimensi serta pencapaian yang diperoleh melalui perjanjian tersebut kepada publik melalui media massa.

Gharibabadi menjelaskan, sejumlah ketentuan dalam kesepakatan mulai diterapkan lebih awal. Salah satunya adalah pencabutan blokade maritim AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang mulai berlaku pada Minggu malam waktu AS.

Menurut Gharibabadi, MoU tersebut bukan sekadar hasil perundingan diplomatik, melainkan juga buah dari pencapaian militer Iran selama konflik berlangsung.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan dengan Iran telah tercapai. Dia mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari implementasi perjanjian damai tersebut.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump melalui akun Truth Social.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut