Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak
Advertisement . Scroll to see content

Keras! Ini Komentar Menlu Panama Setelah Trump Ngotot Ingin Rebut Terusan Panama

Rabu, 08 Januari 2025 - 18:55:00 WIB
Keras! Ini Komentar Menlu Panama Setelah Trump Ngotot Ingin Rebut Terusan Panama
Pemerintah Panama memberikan komentar keras terkait rencana Donald Trump yang ngotot ingin mengambil alih kendali Terusan Panama (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

PANAMA CITY, iNews.id - Pemerintah Panama menegaskan status Terusan Panama tidak untuk dinegosiasikan. Komentar itu disampaikan menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump yang akan mengambil alih kendali kanal sepanjang 80 km lebih yang menghubungkan Samudera Pasifik dan Atlantik itu.

"Kedaulatan terusan kami tidak bisa dinegosiasikan," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Panama, Javier Martinez Acha, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (8/1/2025). 

Dia menegaskan pentingnya peran Terusan Panama dalam sejarah negara dengan menyebutnya sebagai "Penaklukan yang tidak bisa diubah-ubah".

Terusan Panama, lanjut dia, akan berada sepenuhnya di bawah kendali Panama.

Dia juga meyakinkan dunia internasional, terutama para pengguna Terusan Panama, dengan menegaskan kembali komitmen negaranya untuk bersikap netral dalam konflik apa pun.

Acha menekankan misi utama dari terusan yang pengelolaannya diambil alih dari AS sejak 2009 itu untuk melayani perdagangan global.

Lebih lanjut Acha menegaskan, pemerintahan Presiden Jose Raul Mulino tidak menjalin kontak formal maupun informal dengan Donald Trump maupun perwakilan pemerintahan AS yang baru. Tak ada negosiasi apa pun yang sedang dan akan berlangsung mengenai Terusan Panama.

Hubungan atau negosiasi antara AS dengan Panama akan dilakukan melalui jalur formal setelah Trump menjabat presiden AS pada 20 Januari.

Acha juga menegaskan, Panama tetap terbuka terhadap dialog, investasi, hubungan positif, serta selalu memprioritaskan kepentingan nasional.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut