Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Afghanistan-Pakistan Perang Terbuka, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman
Advertisement . Scroll to see content

Kemhan Afghanistan Klaim Hancurkan Pangkalan Militer Pakistan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 09:36:00 WIB
Kemhan Afghanistan Klaim Hancurkan Pangkalan Militer Pakistan
Angkatan Udara (AU) Afghanistan menyerang pangkalan militer Pakistan dalam operasi militer skala besar, Jumat (27/2) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

KABUL, iNews.id - Angkatan Udara (AU) Afghanistan menyerang pangkalan militer Pakistan dalam operasi militer skala besar, Jumat (27/2/2026). Serangan itu berlangsung setelah militer Pakistan membombardir Ibu kota Kabul dan dua provinsi lainnya.

"Hari ini sekitar pukul 11.00, Angkatan Udara Kementerian Pertahanan Nasional melakukan serangan udara terkoordinasi menargetkan sebuah kamp militer dekat Faizabad di Islamabad, pangkalan militer di Nowshera," bunyi pernyataan Kemhan Afghanistan, dikutip dari Sputnik.

Setelah itu Kemhan Afghanistan mengumumkan telah mengakhiri operasi militer terhadap Pakistan yang dimulai pada Kamis kemarin.

Sebelumnya Angkatan Bersenjata Afghanistan melancarkan operasi militer skala besar terhadap posisi dan fasilitas militer Pakistan. Serangan itu merupakan pembalasan atas penembakan Pakistan.

"Pada tengah malam, atas perintah langsung Kepala Staf Angkatan Bersenjata Emirat Islam Afghanistan, operasi militer berhasil dilaksanakan," demikian isi pernyataan.

Disebutkan pula, militer Afghanistan menyerang pos-pos militer Pakistan di sepanjang Garis Durand yang membentang di provinsi timur dan tenggara. Wilayah-wilayah yang menjadi target serangan adalah Paktika, Paktia, Khost, Nangarhar, Kunar, dan Nuristan, sebagai pembalasan atas gempuran Pakistan yang menimbulkan banyak korban jiwa.

Kemhan Afghanistan juga mengklaim, serangannya menewaskan 55 tentara Pakistan, menghancurkan satu tank, satu kendaraan angkut militer besar, dua pangkalan, 19 pos militer, puluhan senjata ringan dan berat, sebuah gudang amunisi dan peralatan militer.

Beberapa jenazah tentara Pakistan dibawa ke Afghanistan, sementara beberapa tentara Pakistan ditangkap hidup-hidup. Banyak lainnya yang melarikan diri.

Kemhan juga mengungkap jumlah kerugian di pihaknya, yakni kehilangan delapan tentara dan 13 lainnya luka. Selain itu, 13 warga sipil Afghanistan, termasuk perempuan dan anak-anak, luka akibat serangan rudal ke kamp pengungsi di Provinsi Nangarhar.

Pernyataan itu sekaligus membantah klaim Pakistan yang menyebutkan 130 lebih tentara Afghanistan tewas dan lebih dari 200 lainnya luka.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut