Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemotor di Kalimalang Tewas usai Terjatuh saat Lintasi Banjir
Advertisement . Scroll to see content

Kelompok Pemberontak Kembali Lancarkan Serangan Udara, 12 Orang Tewas

Jumat, 29 Oktober 2021 - 16:14:00 WIB
Kelompok Pemberontak Kembali Lancarkan Serangan Udara, 12 Orang Tewas
Kelompok pemberontak Houthi kembali melancarkan serangan udara di Provisi Marib, Yaman. (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

MARIB, iNews.id - Kelompok pemberontak Houthi kembali melancarkan serangan udara di Provisi Marib, Yaman. Akibatnya 12 orang tewas dan 20 lainnya luka. 

Dilansir dari media lokal, pemberontak menargetkan lima tempat tinggal di Distrik Al-Jalwah dalam serangan udara, Kamis (28/10/2021).  

Serangan dilancarkan ketika pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi mengumumkan 95 pemberontak Houthi tewas dan 11 kendaraan militer dihancurkan dalam operasi yang dilakukan dalam 24 jam terakhir di Marib. 

Menteri Informasi Yaman Muammar al-Iryani mengatakan di Twitter, rudal balistik buatan Iran menargetkan permukiman sipil di Marib. Empat rumah hancur dan sebuah masjid rusak.

Pemerintah Yaman menguasai sebagian besar Marib sementara Houthi menguasai beberapa daerah di provinsi tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran telah meningkatkan serangan untuk menguasai provinsi yang kaya minyak, Marib. 

Pada 13 Februari, tentara Yaman melancarkan operasi besar-besaran melawan Houthi di Marib untuk melindungi provinsi tersebut.

Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi merebut sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota, Sana'a.

Koalisi yang dipimpin Saudi yang bertujuan untuk mengembalikan pemerintah Yaman telah memperburuk situasi. Menurut perkiraan PBB, konflik ini menjadi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia dengan 233.000 orang tewas. Hampir 80 persen dari 30 juta orang di negara itu membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan dan lebih dari 13 juta orang dalam bahaya kelaparan.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut