STOCKHOLM, iNews.id - Kedutaan Besar Swedia di Irak beroperasi sementara di Stockholm, Swedia. Semua staf akan dipindahkan termasuk staf warga negara asing.
Pemindahan operasional imbas aksi pembakaran kantor kedutaan saat massa memprotes pembakaran Alquran.
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
"Operasional kedutaan beserta staf ekspatriatnya sementara dipindahkan ke Stockholm atas alasan keamanan," tulis keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Swedia seperti dikutip dari Aljazeera, Sabtu (22/7/2023).
Menteri Luar Negeri Swedia, Tobias Billstrom, menyatakan penyerbuan kedutaan tersebut sangat tidak dapat diterima. Selain itu, pemerintah Swedia juga tegas menolak pembakaran Alqura atau kitab suci lainnya.
Qatar Kutuk Aksi Pembakaran Alquran di Swedia: Hentikan Aksi Memalukan!
"Pemerintah Swedia memahami bahwa tindakan tercela yang dilakukan oleh individu dalam demonstrasi di Swedia dapat menyakiti perasaan umat Muslim," katanya.
Aksi perusakan Alquran masih terjadi di Swedia. Aksi itu diinisiasi Salwan Momika, seorang pengungsi asal Irak.
Pelecehan Alquran Kembali Terjadi di Swedia, Dapat Izin dari Polisi
Aksi itu yang memicu protes massal di Irak dan kecaman dari negara-negara mayoritas Muslim. Sementara negara-negara Barat mengutuk penyerbuan kedutaan Swedia di Irak.
Protes-protes juga berlangsung di Irak, Iran, dan Lebanon untuk mengecam izin Swedia atas pembakaran Alquran.
Irak Usir Dubes Swedia terkait Pembakaran Alquran
Editor: Muhammad Fida Ul Haq