Kedubes Arab Saudi di Belanda Diberondong Tembakan, Motifnya Terorisme
DEN HAAG, iNews.id - Kasus penembakan membabi buta terhadap gedung Kedutaan Besar Arab Saudi di Belanda pada pekan lalu dipastikan bermotif terorisme.
Jaksa penuntut Belanda menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku, ada niat aksi terorisme di balik penembakan itu.
Gedung Kedubes Arab Saudi di Den Haag diberondong setidaknya 20 tembakan pada Kamis pagi waktu setempat. Tidak ada korban dalam insiden itu, meskipun beberapa bagian gedung, seperti jendela, rusak.
Pelaku ditangkap beberapa jam setelah beraksi. Penyelidik tak mengungkap identitas pelaku, namun dia berusia 40 tahun.
Ledakan di Jeddah, KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Menurut jaksa, pria tersebut didakwa melakukan kekerasan terhadap gedung kedutaan, percobaan pembunuhan terhadap penjaga gedung, dan membuat ancaman, semua dengan motif terorisme.
Empat Orang Jadi Korban Bom Jeddah, Salah Satunya Pejabat Kedubes Yunani
"Niat teroris terlihat dari fakta bahwa tersangka tampaknya ingin memaksakan kehendak terhadap kedubes melalui aksinya," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (17/11/2020).
Hakim memperpanjang penahanan tersangka selama 2 pekan dalam sidang yang berlangsung, Senin (16/11/2020).
Menlu Prancis Jadi Target Serangan Bom di Jeddah
Penembakan tersebut berlangsung sehari setelah serangan bom di Jeddah, Arab Saudi, mengincar diplomat Eropa yang menghadiri peringatan Perang Dunia I di pemakaman non-muslim. Menteri Luar Negeri Prancis lolos dari serangan yang melukai empat orang itu.
Editor: Anton Suhartono